Sandiaga Uno Beri Tips Kunci Sukses kepada 35 Finalis Apresiasi Kreasi Indonesia 2022

AKI 2022 merupakan program unggulan pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.

Diperbarui 23 Juni 2022, 11:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sandiaga juga menyoroti kebanyakan mal memajang produk-produk internasional, termasuk Grage City Mall. “Tapi ada satu mal baru di Jakarta yang tidak memakai produk luar negeri sebagai anchornya, namun produk buatan bangsa sendiri, yaitu Sarinah," Sandiaga menjelaskan.

"Saat ini Sarinah anchornya bukanlah nama-nama besar yang biasa kita jumpai di mal-mal, melainkan produk UMKM. Ini menunjukkan kita bisa. Siapa tahu salah satu dari 35 finalis AKI 2022 di sini bisa tampil di Sarinah dan produknya mendunia,” ujar Menparekraf penuh semangat.

Tiga Poin Peningkatan Usaha

Sandiaga menekankan, ada tiga hal yang bisa dipetik para UMKM kreatif dalam meningkatkan usahanya. “Pertama, kenali pasar. Kedua, bangun tim manajemen yang solid, dan ketiga, kuatkan keuangan dari usaha kita. Berangkat dari poin itu, kita bisa lihat sosok Asep yang berjualan jalakotek, makanan khas Majalengka. Dia melawan orang orang yang meragukan dan terus berusaha. Semoga Asep bisa menjadi Ikon Inspirasi AKI Cirebon,” tutur Sandiaga.

Tak lupa Sandiaga menyampaikan apresiasi bagi pelaku UMKM Cirebon yang terjaring pada AKI 2022. “Produknya variatif ini menunjukkan variasi produk UMKM luas. Yang membuat makin optimis adalah mereka telah mampu atasi tantangan yang dihasilkan pandemi, berhasil membentuk tatanan ekonomi baru dan membuka lapangan kerja. Saya harapkan jadi motivasi AKI untuk mengembangkan usaha dan mengikuti jejak pengusaha yang sudah sukses seperti Batik Trusmi,” ujarnya.

Sandiaga juga berharap 35 finalis AKI CIrebon bisa naik kelas, dan mampu menyasar pasar ekspor. “Saya berharap target US$ 21 miliar ekspor kita tahun lalu sudah terlampaui, semoga bisa kita tingkatkan US$30 miliar dan pada suatu saat usaha kreatif bisa sumbang US$50 miliar dolar. Dengan pola pembinaan holistik yang kita lakukan seperti AKI mulai dari bootcamp hingga pembiayaannya, saya yakin ini bisa kita capai,” terangnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Hernowo Anggie, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan