Samuel L. Jackson Mulai Berani Protes ke Marvel, Kesal Tak Diajak Menengahi Avengers di Film Civil War

Menurut Samuel L. Jackson, Nick Fury yang digambarkan sebagai mata-mata handal, seharusnya terlibat dalam konflik antara tim Avengers di film Captain America: Civil War.

Diterbitkan 10 Juni 2022, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Samuel L. Jackson akhirnya secara berani mulai terang-terangan melontarkan protesnya kepada pihak Marvel Studios meskipun sang aktor sudah cukup lama memerankan karakter Nick Fury yang menjadi salah satu ujung tombak waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU).

Aktor yang sudah terlibat sejak Iron Man (2008), debut film di waralaba Marvel Cinematic Universe, menyatakan keganjilannya lantaran karaker Nick Fury yang ia mainkan tak muncul di film Captain America: Civil War. Ia lalu membandingkannya dengan kemunculan Spider-Man yang masih duduk di bangku SMA.

Menurut Jackson, Nick Fury yang digambarkan sebagai mata-mata handal dari organisasi kelas dunia, S.H.I.E.L.D., seharusnya terlibat dalam konflik yang membuat tim Avengers pecah di film yang rilis pada 2016 silam itu.

Ungkapan Samuel L. Jackson bernada protes ini disampaikannya dalam sebuah pertemuan dengan The Hollywood Reporter yang juga dihadiri Tom Hiddleston, Oscar Isaac, dan Michael Keaton untuk membahas tema film adaptasi komik superhero.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Luapan Kekesalan

Pada saat berbincang, Samuel L. Jackson meluapkan kekesalannya terhadap Marvel lantaran Fury tidak disertakan dalam film Captain America: Civil War.

"...Saya masih meributkan hal itu, tentang Civil War karena saya seperti, 'Bagaimana mungkin anak-anak berkelahi dan Nick Fury tidak muncul?' ujar sang aktor, belum lama ini kepada The Hollywood Reporter, melansir thedirect.com.

"Seperti, 'Apa yang terjadi di sini? Semua orang pergi ke kamarmu. Tetapi mereka tidak membutuhkan saya untuk itu. Mereka melakukannya, tetapi tidak," sambungnya.

 

Pendalaman Karakter

Namun begitu, Samuel L. Jackson memuji cara Marvel mengembangkan karakter yang ada di tiap film. Sehingga penonton jadi tahu dengan kepribadian mereka masing-masing sebelum dikumpulkan di satu film.

"Saat-saat sedih bagimu adalah saat-saat sedang naik. Tetapi semua hal itu ada dan kamu memiliki kesempatan untuk melakukannya, dan mereka memberimu kelonggaran untuk merasakan jalanmu ke dalamnya. Begitu mereka melihatmu dan tahu siapa kamu, itu memberi setiap orang kesempatan untuk datang dan membawa kepribadiannya," ungkapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Itulah hal tentang film Avengers, mereka semua memiliki kepribadian yang berbeda dan mereka dapat berkembang begitu kita melewati film awal. Film awal adalah untuk memperkenalkan orang-orang ini kepada siapa mereka dan ini adalah hal-hal yang dapat mereka lakukan. Sekarang, beginilah cara mereka berinteraksi dan tidak semuanya baik," sambungnya.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan