Sukses

Sutradara Justice League Joss Whedon Serang Balik Gal Gadot dan Ray Fisher

Liputan6.com, Los Angeles - Tahun lalu sutradara Joss Whedon jadi sorotan publik. Ini berawal dari tuduhan yang dilayangkan dua bintang Justice League yang ia sutradarai: Gal Gadot dan Ray Fisher.

Kini sang sutradara buka suara. Dilansir dari People, Selasa (18/1/2022), ia membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya dalam sebuah interviu bersama New York Magazine.

Ia justru balik menyerang sang pemeran Cybor dan Wonder Woman.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Dituding Mengancam

Seperti diketahui, Gal Gadot menuding Joss Whedon telah mengancamnya.

"Dia mengancam karierku, dan berkata kalau aku melakukan sesuatu, ia akan memastikan karierku hancur," kata Gal Gadot dalam wawancara dengan media Israel pada Mei tahun lalu.

Untuk tuduhan ini, Joss Whedon menjawab, "Aku enggak mengancam orang. Siapa yang melakukannya?"

3 dari 5 halaman

Bukan Bahasa Ibu

Joss Whedon balik menyerang sang aktris, soal kemampuan berbahasa.

"Bahasa Inggris itu bukan bahasa ibu [Gal Gadot], dan kebiasaanku yang menjengkelkan adalah berbunga-bunga dalam kalimatku," kata dia.

4 dari 5 halaman

Dibantah Gal Gadot

Joss Whedon menjelaskan bahwa ia sedang bercanda dengan Gal Gadot.

Menurut Joss, kala itu sang aktris meminta salah satu bagiannya dipotong dari film. Sang sutradara mengatakan Gal Gadot harus melangkahi dulu mayatnya sebelum hal ini bisa dilakukan. Tapi, menurut Joss Whedon, yang didengar Gal adalah yang harus dilangkahi adalah jasad sang aktris.

Lewat email, Gal Gadot menampik bantahan Joss Whedon, dan mengatakan ia ingat persis kata-kata sang sutradara. "Aku bisa mengerti dengan sempurna," kata dia.

5 dari 5 halaman

Ray Fisher Disebut Aktor Jelek

Selain Gal Gadot, Ray Fisher juga menampar Joss Whedon dengan tudingan serius. Menurut sang aktor kulit hitam ini, Joss Whedon kasar, tidak profesional, dan sikapnya tak bisa diterima.

"Ada banyak hal yang meledak, ancaman, pemaksaan, ejekan, kondisi tak aman untuk bekerja, meremehkan, dan manipulasi, kau tak akan bisa percaya," kata Ray Fisher dalam wawancara dengan Forbes tahun 2020.

Tuduhan ini dibantah Joss Whedon, yang menyebutnya palsu dan tak layak didiskusikan. Ia bahkan menyebut Ray Fisher sosok jahat dan aktingnya tak bagus. "Kita lagi ngomongin aktor jelek, dalam dua hal," cetusnya.