Artis Kawakan: Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut Indonesia yang Tetap Energik di Usia 70

Selain kiprahnya yang sudah sangat lama sebagai artis kawakan di dunia musik, Elvy Sukaesih juga memilki julukan Ratu Dangdut Indonesia.

Diperbarui 14 Januari 2022, 21:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kiprah Elvy Sukaesih sebagai penyanyi pun semakin cemerlang pada tahun 1970 setelah ia ditunjuk sebagai penyanyi pendamping Rhoma Irama bersama Orkes Melayu Soneta.

Dari sinilah sejumlah album bersama Soneta dirilis. Salah satunya adalah album berjudul Raja dan Ratu yang dirilis pada tahun 1975.

 

Solo Karier

Sayangnya pada tahun 1975, Elvy memutuskan untuk berpisah dari OM Soneta dan kiprahnya pun dilanjutkan sebagai penyanyi Solo.

Selama menjadi penyanyi solo, Elvy sudah meluncurkan puluhan album yang mencetak hit. Lagu-lagunya pun hingga kini masih sering dinyanyikan oleh para penyanyi maupun orkes dangdut di seantero Tanah Air.

Tak kurang dari 1.500 lagu yang telah direkam Elvy Sukaesih di banyak album, mulai dari Cubit-Cubitan, Colak-Colek, Nasib Janda, Gula-Gula, dan Bisik-Bisik Tetangga.

Sampai era 1990-an dan 2000-an, Elvy masih aktif di dunia hiburan. Bahkan pada tahun 2014 ia sempat merilis album solo berjudul Seujung Kuku.

 

Kolaborasi

Selain Rhoma Irama, Elvy Sukaesih juga sempat berkolaborasi dengan Ahmad Albar, Riza Umami, dan Eddy Silitonga.

Bahkan, ada juga kolaborasinya bersama deretan musikus kawakan yang berbuah album duet, yakni Mansyur S, Hasjim Khan, Mamiek Slamet, dan Latief M.

 

Dunia Film

Kiprah Elvy Sukaesih juga merambah ke dunia film yang dimulai sejak 1977. Pada tahun yang sama, ada empat film yang dibintanginya, yaitu Asoy, Tiada Seindah Cintamu, Jalal Kojak Palsu, dan Penasaran.

Thun 1978, Elvy tampil di film Benyamin Suaeb berjudul Betty Bencong Slebor. Lalu Pada 1979, ia tampil di film Warkop berjudul Mana Tahaaan....

Elvy mulai menjadi bintang utama pada 1979 dalam film Cubit-Cubitan dan Kerinduan. Sejumlah film lain yang dibintanginya pada tahun-tahun berikutnya hingga 1986 adalah Irama Cinta, Aduhai Manisnya, Senggol-Senggolan, dan Mandi Madu.

Dalam film Irama Cinta yang diperankan bersama Ahmad Albar, keduanya berduet membawakan lima buah lagu, termasuk di antaranya adalah "Aku Bahagia" dan "Lintah Darat".

 

Penghargaan

Kiprah Elvy Sukaesih selama bernyanyi, mendapat apresasi luar biasa dari insan musik Tanah Air. Ia meraih AMI Award untuk Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik pada 2005 silam.

Sang Ratu Dangdut juga sempat mendapatkan penghargaan Golden Achievement Award Spirit Cultural Asean Communintas dari Kesultanan Djohor dan Kelantan pada 2015.

Penghargaan lain yang tak kalah bergengsi adalah Lifetime Achievement Award oleh SCTV Music Award pada 2016.

 

Nama dan Keluarga

Terlahir dengan nama Else Sukaesih, Elvy merupakan pasangan dari musikus Orkes Melayu bernama Muhammad Ali dan istrinya, Rohayah Asiah. Nama Elvy digunakannya setelah ia membaca sebuah novel yang tokoh wanitanya bernama Elvy.

Di usia 14, Elvy menikah dengan pria keturunan Arab bernama Zaidun Zeidh Abu Bakar Jindan. Lahirlah enam orang anak yang di antaranya adalah Fitria dan Dhawiya Zaida.

Pada 2002, suami Elvy meninggal dunia setelah dirawat selama dua hari di Rumah Sakit St Carolus karena serangan jantung.

 

Masih Eksis dan Layak Jadi Legenda

Sebagai Ratu Dangdut Elvy Sukaesih terlihat layak mengemban gelar tersebut lantaran hingga usia 70 ia masih energik. Bahkan Elvy masih berperan sebagai juri di ajang pencarian penyanyi dangdut Indonesia termasuk Liga Dangdut Indonesia (LIDA).

Melihat kiprahnya yang serius serta dedikasinya yang tak kenal lelah, maka pantaslah bila Elvy Sukaesih tak hanya dianggap sebagai artis kawakan bergelar Raty Dangdut, namun juga sebagai penyanyi dangdut legendaris Tanah Air.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan