Sinopsis The Equalizer: Ketika Niat Baik Menyeret Denzel Washington ke Masalah Lebih Besar

Denzel Washington membantu seorang gadis berhenti dari pekerjaannya. Sayangnya, hal itu dianggap sebagai ancaman. Simak sinopsis film The Equalizer di sini.

Diterbitkan 30 November 2021, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Film aksi dengan melibatkan para mafia besar masih menjadi tayangan favorit untuk mengisi waktu luang. Selain karena ceritanya yang membuat penasaran, berbagai adegan berbahaya yang membuat jantung berdebar masih menjadi alasan mengapa film dengan genre ini banyak peminatnya.

Salah satu film yang menawarkan cerita demikian adalah The Equalizer. Film yang pertama kali hadir pada September 2014 silam dibintangi oleh Denzel Washington dan sederet aktor papan atas lainnya seperti Marton Csokas dan juga Chloe Grace Moretz.

Film Hollywood ini mengisahkan pada karakter tunggal Robert McCall yang bekerja di sebuah toko bahan bangunan. Kehidupan sehari-hari layaknya masyarakat biasa tiba-tiba berubah menjadi aksi luar biasa hanya karena dirinya terpancing oleh masalah yang menurutnya tidak beres.

Tayang dengan durasi selama dua jam, film yang disutradarai Antoine Fuqua ini berhasil meraup pendapatan hampir empat kali lipat dari biaya produksinya yang hanya berkisar 55  juta Dollar Amerika. Seperti apa cerita selengkapnya? Simak sinopsis The Equalizer berikut ini.

Berawal dari Orang Asing

Di awal cerita, film ini memperlihatkan McCall yang tinggal seorang diri di sebuah apartemen di pinggiran kota. Tak ada yang terlihat mencurigakan atau spesial dari dirinya. Ia menaiki sebuah kereta untuk menuju ke tempat kerjanya.

Narasi film kemudian mengajak penonton ke sebuah toko bangunan besar yang ramai pengunjung. Di sinilah ia menjadi seorang karyawan. McCall banyak memiliki teman dan hubungan dengan sesama karyawan terlihat baik. 

Ia memiliki kebiasaan untuk duduk di sebuah kafe sepulang dari bekerja. Di sana ia bertemu dengan Teri (Chloe Grace Moretz). Teri merupakan gadis yang bekerja sebagai wanita penghibur.

Layaknya McCall, Teri juga sering duduk di kafe itu selepas bekerja. Suatu hari, McCall menyadari ada yang tidak beres dengan Teri karena ia tidak singgah untuk beberapa hari di sana.

Bukan Sekadar Karyawan Toko

McCall berusaha mencari tahu tempat Teri bekerja. Penemuannya mengarah kepada sebuah lounge mewah berisikan bos yang mengatur bagaimana Teri dan teman-temannya harus bekerja menemui pelanggannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Tidak dicurigai akan berbuat demikian, tiba-tiba McCall tak perlu menunggu lama untuk segera menghabisi semua orang di ruangan itu. Hanya perlu sembilan belas detik, McCall kemudian mencari Teri dan membebaskannya. Aksi itu pun terdengar ke beberapa organisasi bak intelijen yang melihat keahlian McCall bukanlah hal yang wajar yang bisa dikuasai oleh seorang petugas toko bangunan.

Halaman
Show All
Isyhari Maheswar, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan