Sukses

Review Encanto: Kisah Keluarga Mandrigal yang Sakti Mandraguna, Bisa Jadi Renungan Orangtua

Liputan6.com, Jakarta - Siapkan tempat duduk dengan nyaman, dan kencangkan sabuk pengaman, karena Disney membawa penonton ke Kolombia dalam film animasi terbaru mereka, Encanto. Selama durasi film sekitar 1,5 jam, pemirsa bakal dijamu keluarga Madrigal yang tinggal di desa terpencil di negara ini.

Keluarga Madrigal bukan orang-orang biasa. Dengar saja nyanyian Mirabel (Stephanie Beatriz), salah satu anak di keluarga ini. Ibunya mampu mengobati orang dengan makanan yang dimasaknya, bibinya bisa mengendalikan cuaca, sepupunya punya pendengaran super, sementara dua kakak perempuannya masing-masing kuat bak Superman dan bisa menumbuhkan bunga sesuka hatinya.

Lalu apa kekuatan Maribel? Nihil.

Kekuatan masing-masing anggota keluarga di film animasi ini berasal dari sebuah lilin yang menyala abadi, dipegang oleh sang kepala keluarga: Abuela atau Nenek Alma (María Cecilia Botero). Tak hanya para anggota keluarga, casita—alias rumah dalam bahasa Spanyol—yang mereka tempati pun magis, punya emosi dan bisa bergerak layaknya makhluk hidup.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Ramalan Maribel

Hidup di tengah saudara-saudarinya yang penuh bakat, Maribel menyimpan keinginan untuk bisa ikut berkontribusi dan membuat keluarganya bangga.

Alhasil saat ia mengetahui bahwa sihir magis yang melingkupi keluarganya melemah, Maribel tergerak untuk menyelamatkan. Namun begitu kagetnya ia, begitu mengetahui bahwa ada ramalan yang menyebut bahwa Mirabel punya andil dalam hancurnya kekuatan sihir di keluarganya.

3 dari 5 halaman

Hingga Detail Terkecil

Bicara soal teknis, sudah, tak usah lagi disangsikan kemampuan Disney dalam menggodoknya. Setiap frame  terasa memanjakan mata. Bahkan hingga hal kecil seperti serat-serat benang yang disulam ke pakaian Maribel, terlihat begitu detail dan nyata. 

Di sisi lain, film animasi Disney yang memiliki sentuhan musikal, identik dengan lagu-lagunya yang ikonis. Di Encanto, soundtrack-nya mungkin memang tak memiliki "racun" seampuh dalam Frozen atau Tangled yang dengan cepat nempel di telinga penonton. Namun, lagu-lagunya tetap rancak, menyenangkan, dan teatrikal, digubah oleh Lin Manuel Miranda, otak di balik pertunjukan Broadway fenomenal Hamilton

4 dari 5 halaman

Desain Karakter

Ada beberapa hal yang perlu diapresiasi di Encanto. Pertama, adalah nuansa Kolombia di film ini. Dari kostum para karakter, ragam warna kulit, lagu, hingga dialog yang menyelipkan bahasa dan budaya lokal. Pendekatan studio animasi untuk melakukan selebrasi kebudayaan seperti ini, layak diapresiasi.

Selain itu desain karakter Encanto terasa begitu segar. Salah satunya adalah Mirabella yang mengenakan kacamata. Coba diingat-ingat, karakter utama mana dari film animasi Disney mana yang menampilkan ciri seperti ini?

 

5 dari 5 halaman

Soal Keluarga

 

Encanto adalah tipe film animasi anak dengan pesan sederhana yang disodorkan secara blak-blakan, tak perlu dipikirkan mendalam hingga kening berkerut. Apalagi "dunia" dalam Encanto bisa dibilang hanya rumah keluarga Madrigal. Pedesaan di sekeliling rumah ini juga tak begitu dieksplorasi dalam film.

Lewat karakter Abuela Alma, misalnya, penonton diingatkan kembali soal pentingnya arti keluarga. Sementara karakter Mirabella, mengingatkan untuk menerima diri. Bahwa ada saja cara untuk membuat mereka bersinar meski dari luar tampak tak istimewa. 

Encanto tak punya tokoh antagonis, dan memang tak memerlukannya. Film ini  mengetuk kesadaran penontonnya—terutama orangtua—untuk menengok kembali fondasi keluarga mereka. Apakah rapuh karena dibutakan ambisi dan segala tuntutan?

Encanto sudah tayang di bioskop Tanah Air mulai Rabu (24/11/2021).