6 Album dengan Single Kedua Lebih Nendang Daripada Hit Pertama, dari Krisdayanti hingga Reza Artamevia

Sejumlah album legendaris yang pernah dirilis di Indonesia ternyata "salah" pilih single perdana. Dari Krisdayanti hingga Reza Artamevia.

Diperbarui 31 Oktober 2021, 16:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak album penyanyi Indonesia yang dirilis di pengujung dekade 1990 hingga awal 2000-an yang abadi dan dikenang hingga kini. Namun tak sedikit yang dinilai salah pilih single perdana oleh masyarakat.

Pasalnya, lagu perdana itu kurang nendang di pasar dan kalah pamor dari single kedua. Laporan khas Showbiz Liputan6.com akhir pekan ini merangkum 6 album lokal yang single keduanya jauh lebih nampol.

Tanpa mengurangi respek terhadap single perdananya, kita maklum bahwa selera pasar acapkali susah ditebak. Single kedua dari keenam album ini justru melanggengkan karier sang penyanyi dan kerap dicover hingga kini.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Krisdayanti, Sayang (1998)

Menghitung Hari > Ku Tak Sanggup

Sayang menandai bergabungnya Krisdayanti sebagai solis dengan Warner Music Indonesia. Namun, publik bingung saat album ini dirilis. Pasalnya, lagu yang dijadikan hit di radio adalah "Masih Ada Waktu." Yang dibikin video klip malah "Ku Tak Sanggup."

Simsalabim, yang meledak justru tembang sendu "Menghitung Hari" buatan Melly Goeslaw. Saking dahsyatnya daya ledak, "Menghitung Hari" dinyanyikan ulang Melly Goeslaw di album solo perdananya. Bahkan, ada sekuel yakni, "Menghitung Hari 2."

2. Melly Goeslaw, Melly (1999)

Jika > Bumi Ini

Album solo pertama Melly Goeslaw sukses berkat single "Jika" duet dengan Ari Lasso. Konon, gara-gara lagu ini, Aquarius Musikindo ngebut mencetak ulang kaset dan mempekerjakan lebih banyak karyawan untuk melipat sampul albumnya. Saking ngetop, "Jika" punya dua versi video klip.

Tahukah Anda, lagu apa yang sebenarnya diperkenalkan sebagai single pertama di radio? Rupanya "Bumi Ini," yang mengisahkan cinta beda kasta. Video klipnya telah dibuat namun terpaksa "disimpan" karena ledakan "Jika" tak bisa dibendung lagi. 

3. Sheila on 7, Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000)

Sephia > Bila Kau Tak Di Sampingku

"Bila Kau Tak Di Sampingku" yang menjadi single perdana dari album kedua Sheila on 7 seolah numpang lewat lalu tenggelam begitu saja. Pasalnya, yang memantik euforia dari album Kisah Klasik Untuk Masa Depan justru tembang perselingkuhan "Sephia."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Saking populernya, pada tahun itu Sephia dijadikan kata ganti untuk orang ketiga. Pencapaian "Sephia" makin sempurna berkat video klip yang tergarap apik. Salah satu yang terbaik pada tahunnya. Tonton ulang deh kalau tak percaya.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan