Kondisi Terkini Tukul Arwana, Sudah Bisa Diajak Berkomunikasi

Seperti apa keadaan Tukul Arwana saat ini?

Diperbarui 28 September 2021, 10:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tukul Arwana masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur, usai operasi akibat perdarahan otak.

Menurut sang manajer, Rizky Kimon, ondisi Tukul Arwana sudah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Dia sudah bisa merespons saat diajak bicara, termasuk saat diberi perintah oleh dokter.

"Di tanggal 27 hari Senin, tadi habis ketemu dokter, beliau sudah menunjukkan progres yang baik. Saat ini sudah kontak mata, kaki tangan bisa digerakkan," kata Rizky Kimon dikutip dari YouTube MOP Channel, Selasa (28/9/2021).

"Terus sudah bisa diajak berkomunikasi, misalkan, berkomunikasinya kayak, 'Mas Tukul, tangannya diangkat, Mas coba kakinya' Jadi sudah ada respons," sambungnya.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Respons Positif

Ini merupakan kondisi yang baik, mengingat sebelumnya, dia belum dapat merespons lawan bicaranya.

"Jadi kalau kemarin-kemarin kan beliau belum tahu perintah dokter. Sekarang kalau diperintah dokter beliau bisa merespons, itu adalah respons yang sangat positif," tuturnya.

Belum Bisa Bicara

Kendati demikian, sang komedian belum bisa bicara. Dokter mengatakan, itu memang membutuhkan waktu.

"Untuk bicara masih belum, itu kata dokter harus pakai proses lagi, nanti kan ada penyembuhan lagi jadi akan berangsung-angsur untuk bicaranya," papar Kimon.

Fisioterapi

Ke depannya, Tukul Arwana akan menjalani terapi untuk memulihkan kondisi tubuhnya secara maksimal.

"Untuk terapi pasti ada, kalau secara teknisnya saya nggak tahu, tapi akan ada fisioterapi untuk Mas Tukul ke depannya," tutup sang manajer.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Bawa Bukti Tambahan, Sarwendah Polisikan Sejumlah Akun Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Zulfa Ayu Sundari, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan