Helmy Yahya Menghadiri Pengukuhan Pengurus ACMI Sekaligus Buka Puasa Bersama

Acara buka puasa yang dihadiri Helmy Yahya ini dikemas untuk mengukuhkan kepengurusan baru ACMI (Asosiasi CEO Mastermind Indonesia).

Diperbarui 01 Mei 2021, 04:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Kolaborasi ini dahsyat. Apalagi bapak menteri Sandiaga Uno, sangat mendukung adanya asosiasi ini,” tegasnya.

Menurut dia ACMI bukan asosiasi kaleng-kaleng. Ini terbukti peserta yang ikut seminarnya adalah orang-orang pilihan. “Bukan pimpinan perusahaan yang biasa,” jelasnya.

Dipimpin Orang Hebat

Helmy Yahya meyakini kolaborasi dan sinergi ini dipimpin oleh orang-orang hebat dan tidak terlibat di dunia politik, maka ACMI akan mampu memberi pengaruh positif terhadap lingkungan.

“Nikmat banget ketika kita bisa bermanfaat buat orang lain,” akuinya.

Karena itu, ia berpesan agar pengurus dan anggota ACMI menjaga solidaritas, saling membantu. “Jangan saling sikut, saling menghormati, jangan sampai ada ACMI tandingan. Seperti yang terjadi di asosiasi lain,” ujarnya.

Harapan beliau, ACMI ini bisa beranggotakan 1000 orang bahkan bisa lebih, dari tiap-tiap angkatan dapat berkontribusi sesuai dengan harapan pak menteri. 

Jika kita bener-bener saja sesuai komitmen Serta tidak masuk ke arah politik kita akan menjadi asosiasi yang bermanfaat tidak hanya untuk pribadi serta dapat bermanfaat juga buat masyarakat Indonesia.

 

Tausiah Ustaz Farrel

Sementara itu Ustadz Farrel Muhammad Rizqi dalam tauziahnya lebih banyak membahas soal halal dan haramnya berbisnis. Ia menyebut dalam Islam ada Murabahah. Yaitu perjanjian jual beli antara bank dengan nasabah.

Praktik transaksi yang memungkinkan bagi nasabah untuk menyelesaikan masalah finansial ketika kesulitan membeli suatu barang. Sedangkan di bank syariah membeli barang yang diperlukan nasabah kemudian menjualnya kepada nasabah yang bersangkutan sebesar harga perolehan, ditambah dengan margin keuntungan yang disepakti antara bank syariah dan nasabah.

“Dunia ekonomi itu hanya ada dua. Ekonomi Makro dan Mikro,” jelasnya.

Dalam acara yang berlangsung penuh keakraban ini, Ustaz Farrel memberikan dummy Al Quran kepada Helmy Yahya secara simbolis. Al Quran itu bukan yang ada pada umumnya. Isinya ada ekonomi islam, sejarah peradaban Islam, dan di dalamnya ada ayat-ayat ekonomi dan keuangan.

Selain itu, ACMI akan mewaqafkan satu juta Al Quran tersebut untuk Indonesia. Ini agar masyarakat paham tentang urgensi UMKM yang sudah diatur dalam kitab suci umat Islam ini.

 

Kesan dari Ketua Umum

Di acara yang sama, staf ahli Wapres RI Didi Apriyandi dan Ketua Percepatan Inklusi Keuangan Kemenkeu Ekonomi dan juga ketua Satgas Covid MCM menyambut gempita keberadaan ACMI.

Ketua Umum Gunawan Arifin merasa puas atas terselenggaranya Bukber kali ini. Ia menyampaikan soal kepengurusan ACMI ke depan akan segera di-HAKI-kan. Tim ini juga akan merekrut direktur eksekutif.

Tiga pilot project di pusat yang kini masuk tahap implementasi, menurut dia, harus berjalan di bulan Juni.

“Kita ini di ACMI sebagai tempat solusi dan saling kolaborasi dengan sesama anggota ACMI, pemberdayaan UMKM, targetnya ACMI bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan