Sukses

Atta Halilintar Ingin Rumah Tangganya dengan Aurel Hermansyah Bisa Seperti Presiden Jokowi dan Iriana

Liputan6.com, Jakarta - Pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah berhasil menyita perhatian masyarakat Indonesia. Selain seluruh rangkaian pernikahannya yang disiarkan langsung di televisi, tamu-tamu yang hadir juga turut menjadi sorotan.

Tak tanggung-tanggung, Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ikut hadir sekaligus menjadi saksi di pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Selain itu, Ketua MPR, yaitu Bambang Soesatyo juga datang sebagai perwakilan dari keluarga Atta Halilintar.

Tentunya hal ini menjadi momen yang sangat berharga seumur hidup Atta Halilintar. Namun, di sisi lain, kehadiran orang-orang penting di Indonesia itu membuat Atta Halilintar semakin grogi saat mengucap ijab kabul.

Ā 

2 dari 4 halaman

Grogi

Hal itu disampaikan oleh Atta Halilintar melalui unggahannya di Instagram pada Minggu (4/4/2021).

"Semakin grogi karna saksiku Adalah Bapak2 yang luar biasa šŸ™ Terima Kasih Bapak @jokowi yang sudah hadir manjadi saksiku dan bapak @prabowo menjadi saksi Istriku šŸ–¤ Dan babeh @bambang.soesatyo yang menjadi waliku. Dan Ibu Iriana Jokowi yang mendampingi bapak," tulis Atta Halilintar.

Ā 

3 dari 4 halaman

Selalu Langgeng

Dalam unggahan itu pula, Atta Halilintar berdoa agar rumah tangga yang dibina bersama Aurel Hermansyah kelak bisa seperti rumah tangga Jokowi dan Iriana.

"Semoga hubunganku juga bisa langgeng terus Kaya Bapak Jokowi dan Ibu Iriana susah senang selalu berasama," harap Atta Halilintar.

Ā 

4 dari 4 halaman

Kritik

Sementara itu, kehadiran presiden Jokowi di pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah itu sempat juga menuai pro dan kontra. Salah satu yang memberikan tanggapan terkait hal itu adalah Farhat Abbas. Melalui unggahan di Instagram, Farhat Abbas menyarankan kepada Presiden Jokowi, Prabowo Subianto, dan Bambang Soesatyo untuk tidak menghadiri acara serupa.

"Suana pernikahan terasa HUT RI, saran buat Presiden @jokowi @bamsoetpedia @prabowo dalam perayaan acara yg sifatnya berbau bisnis alias berbayar/beriklan/Live, sebaiknya pejabat negara tidak hadir sebagai pendukung acara tersebut. Karena agak mengganggu konstitusional dan kenegarawanan lain halnya kalo acara biasa atau rakyat biasa. Maaf. Dr Farhat Abbas - Ketum PANDAI @partaipandai," tulisnya dalam foto yang diunggah pada Sabtu (3/4/2021).