Sukses

Cinta Laura Pernah Depresi, Berat Badannya Naik Drastis

Liputan6.com, Jakarta Artis Cinta Laura memiliki tubuh yang proporsional. Maklum saja, sebagai seorang artis, bentuk tubuh Cinta Laura  menjadi impian banyak orang alias body goals. Namun, siapa sangka blasteran Jerman-Indonesia ini ternyata pernah mengalami masa kelam yang akhirnya berdampak pada bentuk tubuhnya. 

Pemilik nama lengkap Cinta Laura Kiehl ini mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami depresi yang berujung dengan gangguan makan. Alih-alih tak doyan makan, Cinta Laura justru banyak makan untuk menghadapi kesedihannya.

“Yang membuat aku sedih di banyak negara seperti Indonesia, disorder yang mereka pikirkan lebih cenderung ke anorexia. Padahal ada eating disorder yang ada on the other side of the spectrum, yaitu binge eating disorder. Kalau anorexia itu tidak makan sama sekali, binge eating adalah makan berlebihan melebihi calories yang kita butuhkan. Ada yang purging, itu dimuntahin lagi, tapi ada juga yang nggak," ujar Cinta Laura, seperti dilansir Kapanlagi.com dari kanal YouTube TRANS TV Official.

 

2 dari 4 halaman

Depresi

“Di tahun 2017, aku benar-benar depresi. Aku nggak bisa cerita pokoknya aku lagi ngalamin sesuatu yang benar-benar mengganggu ketenangan aku. Dan cara aku nge-cope dengan kesedihan itu adalah makan," imbuhnya.

 

3 dari 4 halaman

Tak Berhenti

Lebih lanjut, Cinta Laura menjelaskan bahwa dirinya tak bisa berhenti makan selama depresi. Segala jenis makanan dengan kalori tinggi bisa dilahapnya hanya dalam kurun waktu yang singkat. 

“Selama 1 bulan, saat aku syuting film di Savana, Georgia, aku bisa makan 8000 kalori per hari. Dan itu makannya bisa dari burger ke french fries ke es krim satu toples, terus mungkin slurpee dan es krim lagi, dan setengah pie, apple pie, dalam waktu kurang dari 8 jam," ungkap Cinta Laura.

 

4 dari 4 halaman

Berat Badan

Akibatnya, berat badan Cinta Laura kala itu langsung melonjak drastis. Tak hanya berdampak pada fisik, gangguan makan ini juga tidak baik untuk pola pikirnya saat sudah kebablasan. 

"Semakin banyak kita makan, semakin lama kita merasa, 'oke aku udah gemuk ini, aku udah makan banyak ini, terusin aja.' Dan aku naik 15 kilo dalam 1 bulan," pungkasnya.