Ifan Sempat Ingin Hidupkan Seventeen, Yudhy Pendiri Band Tak Setuju

Ifan sempat ingin menghidupkan Seventeen yang menimbulkan reaksi dari salah satu pendiri sekaligus mantan gitaris, Yudhi Rus Harjanto.

Diterbitkan 18 November 2020, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Etika Bermusik

"Walaupun hal seperti ini tidak ada aturan hukumnya, mau seperti apa itu, bebas saja. Cuma ada etika dalam bermusik, ketika kita berbicara legend, kalau sudah seperti dihidupkan lagi berarti jadi living legend. Sementara kata legend itu dicap misalnya band ini pernah berkarya sampai titik atas, tiba-tiba sudah enggak ada," sambungnya.

 

Sudah Jadi Legend

Yudhy menekankan bahwa band Seventeen sebenarnya sudah mencapai titik legenda musik. Ia pun mengenang masa-masa bersama almarhum Herman, Andi, dan Bani saat Seventeen terbentuk.

"Seventeen ini dari awal aku masih ingat dari masih SMA sama teman-teman almarhum. Kami bermimpi Seventeen menjadi band legend, dan Seventen sudah meraih itu, sudah menjadi legend. Apalagi yang dicari?" ujar Yudhy.

"Seperti itu yang ingin saya tegaskan bahwa seorang Yudhy co-founder-nya (Seventeen) itu tidak setuju. Tidak setuju ketika band ini dihidupkan kembali," ia menegaskan.

Ifan Memutuskan Hengkang

Namun tak lama setelah berita ini ditulis, Rabu (18/11/2020), Ifan mengumumkan di media sosialnya bahwa ia tak lagi menjadi vokalis Seventeen.

"TIDAK LAGI JADI VOKALIS SEVENTEEN. Alhamdulillah setelah melewati beberapa shalat istikharah dan juga dikarenakan ada pihak yang merasa dirugikan dengan dipakainnya nama band Seventeen, aku dengan ini menyatakan untuk melepaskan diri dari vokalis Seventeen sebagai sebuah band," tulis Ifan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan