Sukses

Iwan Fals bersama Syarikat Idola Remaja Rilis Single Bagimu

Liputan6.com, Jakarta - Musisi legendaris Iwan Fals kembali mengeluarkan sebuah karya baru. Iwan Fals resmi mengeluarkan single berjudul "Bagimu" dengan menggandeng Syarikat Idola Remaja (SIR) yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, pada 26 Agustus lalu.

Melalui keterangan resmi yang diterima Liputan6.com, diketahui bahwa lagu "Bagimu" tercipta dari penggalan skrip karya Indra Mulyanto yang sempat dibacakan Iwan Fals dalam acara 300 Selebritis Bersatu Peduli Corona yang disiarkan secara langsung di Indosiar dan SCTV. 

Sebuah acara Konser Amal Satu Indonesia yang disiarkan langsung medio Mei 2020 lalu.

"Jiwa kami tak sehebat kalian yang berani maju menjadi pahlawan. Tunjukkan jalan, Indonesia adalah kita Indonesia adalah kita. Berkatilah mereka para pahlawan," demikian isi penggalan skrip karya Indra Mulyanto yang dibawakan Iwan Fals

2 dari 4 halaman

Pesan

Penggalan skrip tersebut pun kemudian diubah beberapa katanya untuk dinyanyikan oleh Iwan Fals. Dari situ lah lagu "Bagimu" tercipta, di mana Cikal, anak dari Iwan Fals sekaligus produser, ingin menggarapnya sebagai single dan disebarluaskan secara ideal.

"Bagimu menyampaikan pesan jujur untuk para pejuang yang tidak hanya berada di garda depan. Mereka yang bertahan di rumah pun menjadi bagian dari para pejuang dalam memutus rantai penyebaran Covid-19," tulis pihak manajemen Iwan Fals tentang makna dari lagu "Bagimu".

 

3 dari 4 halaman

Syarikat Idola Remaja

Sementara itu, keterlibatan Syarikat Idola Remaja (SIR) dalam lagu Bagimu sendiri merupakan inisasi Cikal sebagai produser. Dalam proses produksinya, SIR sendiri ikut membantu Iwan Fals langsung dalam mengubah beberapa kata di skrip milik Indra Mulyanto menjadi lirik lagu.

SIR sendiri merupakan sekumpulan musisi yang berasal dari grup yang berbeda. Terdiri dari sembilan musisi yang berikrar untuk bersyarikat untuk merayakan perbedaan.

 

4 dari 4 halaman

Nuansa Baru

Keterlibatan SIR dalam lagu Bagimu diharapkan Cikal bisa memberikan nuansa baru dalam karya terbaru sang ayah. Meskipun pada dasarnya karya tersebut sudah memiliki karakter yang kuat. 

Proses rekamannya sendiri berlangsung di tempat masing-masing, seolah meyiratkan semangat untuk tak berhenti berkarya meski tengah berada di keterbatasan akibat pandemi Covid-19.