SHOWBIZ UNCENSORED: Kekasihku Check-In Dengan Bintang Sinetron Stripping Papan Atas (bagian 5)

Di bagian ke-5 Showbiz Uncensored atau kisah tamat, kemungkinan terkuat saat ini, Mister X adalah Rakyan. Sekali lagi, ini hanya kemungkinan terkuat. Katakanlah, 99 persen.

Diterbitkan 16 Maret 2020, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kemungkinan terkuat saat ini, Mister X adalah Rakyan. Sekali lagi, ini hanya kemungkinan terkuat. Katakanlah, 99 persen. Yang satu persen sisanya, berupa pertanyaan apa motivasi Rakyan memberi tahu perselingkuhan Wardhana dan Putri kepadaku? Ada beberapa alternatif jawaban.

Pertama, Rakyan yang pernah indehoy dengan Putri kadung main perasaan sementara Putri cuma coba-coba. Sakit hati membuat Rakyan ingin mempermalukan Putri? Bisa jadi. Kedua, apa mungkin Rakyan cinlok kepadaku kemudian memanfaatkan perselingkuhan Wardhana-Putri untuk memisahkan kami berdua?

Ebuset, kok kayak konflik sinetronku sebelumnya? Duh! Adakah kemungkinan ketiga? “Woy! Kenapa bengong, deh?” Rakyan menegur. Aku kaget parah.

“Bisa enggak, sih manggilnya enggak ngegas?” sahutku, spontan.

Bingung dengan Sikap Rakyan

“Baik-baik lo ngajak ngobrol sama orang di balkon apartemen lantai 10 malah bengong. Nanti lo kesambet. Mikirin apa, deh?”

“Enggak. Gue kepikiran Wardhana lagi ngapain sekarang.”

“Itu tandanya lo masih cinta. Baikan, gih. Gue, kok percaya Wardhana dalam hati sebenarnya masih cinta sama lo. Dia baik, berhak dapat kesempatan kedua.”

“Oh, menurut lo begitu?”

Nah, aku jadi bingung sekarang. Kalau memang Rakyan cinlok kepadaku, mengapa dia malah merekomendasikanku untuk memaafkan Wardhana? Biasanya, kalau di sinetron stripping tokoh antagonis gemar memancing di air keruh.

Ngomporin korban supaya kehidupannya tambah kacau lalu si antagonis datang sebagai dewa penyelamat. Dengan begitu, keinginan si antagonis tercapai. Serius ini membingungkan. Rakyan bahkan memberi ilustrasi agak esktrem bahwa laki-laki jahat itu seumpama hewan peliharaan.

Heli, Doggy, dan Wardhana

Sebut saja namanya Heli. Ia diberi makan enak oleh sang pemelihara dengan gizi seimbang. Namun saat melihat tulang tergeletak di pinggir selokan, tetap saja diembat. Namun ada juga hewan peliharaan yang baik, sebut saja Doggy. Ia dapat makan enak dari majikan yang menyayanginya.

Lalu Doggy bergaul dengan anjing tetangga yang kemaruk. Ia terpengaruh, lalu ikut-ikutan. Kurang adil rasanya jika si pemelihara meninggalkan Doggy karena sakit hati. Tugas sang pemelihara, membentuk kebiasaan Doggy agar tak lagi bergaul dengan sesamanya yang gemar nongkrong di dekat comberan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Sorry Kara, gue enggak bermaksud menyamakan Wardhana dengan binatang. Ini, kan cuma ilustrasi. Kalau Doggy saja dibentuk karakternya. Apalagi Wardhana yang punya hati nurani. Ya, enggak?” ujar Rakyan. Aku mengangguk. Hari mulai gelap. Aku pamit pada Rakyan dan Mamanya. Ya Tuhan, Mama Rakyan membekaliku dua loyang brownies kukus. Oke, diet bisa kapan-kapan.

Halaman
Show All
Anjali LTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan