Dolittle, Digarap Serius dengan Hasil Akhir Mengesankan

Dolittle yang saat ini tayang di bioskop bukanlah kisah pertama Doctor Dolittle yang diangkat ke layar lebar.

Diterbitkan 15 Januari 2020, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Padahal, momen kehilangan titik balik pertama yang mengubah kehidupan sang tokoh utama yang cerah menjadi mendung. Titik balik kedua, tentu kehadiran Tommy Stubbin dan Lady Rose.

Plot Utama Ditopang 2 Pilar

Nah, kedua belia ini menjadi oase di tengah kehidupan Dolittle yang monoton. Romantika keduanya mewakili senandung masa puber. Beruntung, tim penulis naskah tak membiarkan film ini terjerembab pada kisah cinta monyet.

Fokusnya tetap ke Dolittle menemukan kembali “matahari”-nya, dengan bantuan para satwa dan dua remaja tanggung ini. Dolittle berproses. Kedua remaja ini pun bukan pemanis buatan. Lady Rose berjibaku dengan kepercayaan Sang Ratu di tengah intrik politik kerajaan. Tommy mati-matian membuktikan diri lewat pencarian jati diri.

Cerita utama yang ditopang dua pilar kecil ini mengantar kita ke petualangan yang asyik sekaligus klasik. Ada satu-dua tokoh pendukung yang hadir. Fungsinya mewarnai cerita dan menerangi latar tokoh utama.

Bangkitkan Imajinasi Penonton

Daya tarik lain, tentu satwa-satwa di seputar Dolittle dengan polahnya yang kocak. Mereka tampil dengan bahasa binatang hingga Inggris. Suara mereka diisi sejumlah bintang papan atas termasuk para peraih Oscar. Bukan hanya sumbang suara. Mereka membuat satwa-satwa ini hidup, believable, dan membangkitkan imajinasi penonton.

Bebek gila Dab-dab dihidupkan Octavia Spencer. Suara si rubah Tutu diisi Marion Cotillard. Rami Malek menjelma menjadi gorila Chee-chee. Ada pula tupai narsistik yang sok jadi penyintas, Kevin (Graig Robinson). Satwa lain yang tidak kalah gokil, yakni Jip (Tom Holland), Barry (Ralph Fiennes), dan Betsy (Selena Gomez).

Tanggalnya Citra Tony Stark

Setiap satwa punya andil. Tidak sekadar bikin heboh alias jadi penggembira. Di sinilah letak kegeniusan Stephen, Dan, dan Doug dalam merangkai kisah hangat soal cinta, persahabatan, dan kepercayaan. Sayang, mendekati akhir Stephen Gaghan tampak buru-buru. Penyelesaian konflik terkesan ngebut dan instan.

Di luar plus minusnya, pujian patut diberikan kepada penata kostum, artistik, dan departemen efek visual yang membuat para satwa tampak punya cinta. Jangan lupa, performa Robert Downey Jr. di film ini sebuah langkah maju. Citranya sebagai Tony Stark tanggal sudah.

Tentu saja, ini berkat aksi reaksi yang cair antara Robert dengan pemeran Lady Rose dan Tommy Stubbins. Ya, Harry Collett membuat kita percaya di dunia yang makin egois ini masih ada cowok penuh belas kasih. Wajah aktor ini tampak tulus. Pun Carmel Laniado dengan aura ningrat di air mukanya.

Hasil Akhir Mengesankan

Dengan kata lain, kami berterima kasih pada penata peran alias casting director. Kejeliannya dalam memilih pemain dan pengisi suara membuat Dolittle rilisan 2020 melampaui versi sebelumnya. Digarap serius, dengan hasil akhir mengesankan.

 

 

Pemain: Robert Downey Jr., Kasia Smutniak, Harry Collett, Antonio Banderas, Carmel Laniado, Jessie Buckley, Jim Broadbent, Michael Sheen, Emma Thompson

Produser: Joe Roth, Jeff Kirschenbaum, Susan Downey

Sutradara: Stephen Gaghan

Penulis: Stephen Gaghan, Dan Gregor, Doug Mand, Thomas Shepherd

Produksi: Universal Pictures

Durasi: 1 jam, 46 menit

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo Anggie, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan