Sukses

Mulan Jameela Bantah Terkait dengan Kasus Investasi Bodong

Liputan6.com, Jakarta - Kasus investasi bodong beromzet Rp 750 miliar yang dijalankan PT Kam and Kam lewat aplikasi MeMiles, menyeret nama-nama artis ternama. Baru-baru ini, Mulan Jameela diberitakan terlibat dengan bisnis ilegal tersebut. Namun, pihak Mulan dengan tegas membantahnya.

Menurut manajer Mulan Jameela, Mira Kohler, istri Ahmad Dhani itu hanya pernah sekali ikut mengisi acara yang digelar perusahaan tersebut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 5 Desember 2019 lalu.

"Kami menyanggah berita-berita yang memojokkan Mbak Mulan. Waktu itu dia hanya mengisi acara sebagai performer," jelas Mira Kohler, manajer Mulan Jameela, saat dihubungi Showbiz Liputan6.com melalui sambungan telepon, Jumat (10/1/2019) siang.

2 dari 5 halaman

Sekadar di Atas Panggung

Mira pun menegaskan bahwa kedatangan Mulan dalam acara gathering tersebut sekadar menyanyikan delapan lagu serta menyampaikan ucapan khusus dari atas panggung.

"Mbak Mulan hanya datang, menunggu sebentar, memberi ucapan sukses, dan tampil, sesuai permintaan panitia. Habis tampil, dia langsung ke Gedung DPR untuk rapat," sambung Mira.

3 dari 5 halaman

Baru Tahu

Tak hanya itu. Menurut Mira, Mulan Jameela bahkan baru tahu perusahaan yang memintanya menyanyi, sesaat sebelum manggung. 

"Jadi bukan di-endorse juga. Nggak investasi juga. Ia tak tahu apa-apa soal MeMiles. Sekadar menghibur sebagai performer," Mira menegaskan.

4 dari 5 halaman

Kontrak Bukan dengan Perusahaan

Dijelaskan juga oleh Mira bahwa pihak Mulan Jameela hanya menjalin kontrak kerja dengan talent coordinator terkait. Sehingga, Mulan dan pihak perusahaan tersebut sama sekali tak menjalin komunikasi apapun.

"Kontrak pun bukan sama MeMiles tapi dengan koordinator talent," Mira menyampaikan.

5 dari 5 halaman

Tak Ada Panggilan Polisi

Pihak Mulan sama sekali tidak mendapatkan panggilan dari pihak yang berwajib.

"Sampai saat ini kami tidak ada panggilan dari polisi, tidak terlibat segala macam. Jadi dia hanya sebagai performer," tandas Mira.

Loading
Artikel Selanjutnya
Tips YLKI Agar Tidak Terjebak Investasi Bodong
Artikel Selanjutnya
Vila Tak Kunjung Dibangun di Bali, Puluhan Investor Rugi Rp15 Miliar