Ia lantas bergegas. Aku tertegun. Menyesal bukan kepalang. Mendadak selera makanku amblas. Aku memanggil pramusaji untuk minta struk, membayarnya, lalu pulang bersama Pak Kresna. Di dalam mobil aku menangis dan bertanya kepada diri sendiri dalam hati, "Kenapa aku bisa seegois dan sedepresi ini?"
Sindiran di Instagram Stories
Sampai di apartemen, Faiz menyambutku di lobi dengan muka kecut. Ia memperlihatkan tangkapan layar dari Instagram Stories Alya yang berisi kalimat, "Curhat dan nge-judge orang itu beda jauh, Nyet!"Â
"Setop, Lin. Kalau kayak gini terus, lo bakal kehilangan banyak teman," Faiz memperingatkan.
Aku mengangguk dengan mata berkaca. Kami meluncur ke lantai 18. Faiz siang itu datang membawa kabar tak terduga. Tiga bulan lagi, ada perayaan ulang tahun stasiun televisi swasta.
Aku diminta jadi co-host mendampingi dua presenter papan atas, Francis Adega dan Arya Pambudi. Belum pernah memandu acara berskala nasional tapi entah mengapa mendengar kabar ini aku justru merasa tertantang. Aku harus belajar bicara di depan umum agar bisa mengimbangi celotehan Francis dan Arya yang dikenal ngocol itu.
Good News!
"Buat gue ini good news, kenapa muka lo flat begini, sih Iz?" tanyaku tak habis pikir.
"Masalahnya, salah satu penampil di acara itu Spektra. Ada salah satu segmen di mana lo harus mengobrol dengan Aidan membahas singkat single terbaru Spektra. Lo siap?" jelas Faiz.
Inilah kabar tak terduga sebenarnya. Aku menghela napas panjang dan entah dari mana datangnya keberanian, aku menerima tawaran itu. Saat itu kupikir, sudah saatnya menghadapi kenyataan. Berhenti menyakiti diri sendiri. Bukan waktunya lagi menyakiti orang lain.
"Enggak apa-apa, Iz. Ini permintaan direktur program televisi tempat Selasih ditayangkan, kan? Sudah saatnya juga gue menghadapi masa lalu dan melihat ke depan," kataku mantap.
Faiz tampak kaget dengan keputusanku. Ia kemudian menghubungi pihak stasiun televisi dan membahas penjadwalan agar syuting Selasih dan jadwal siaran langsung tidak bentrok. Setelah itu, ia menghubungi perancang busana langgananku untuk memesan gaun lengan panjang berwarna tembaga, warna favoritku.
Jumpa Aidan
Tiga bulan kemudian...
Perhelatan ulang tahun stasiun televisi berlangsung meriah. Mengisi segmen ketiga, Spektra membawakan single anyar "Berbayang Dirinya." Usai membawakan lagu itu, aku muncul di atas panggung. Aku sendiri karena Francis dan Arya bersiap di segmen empat untuk memandu kuis yang disponsori minuman ringan. Penonton menyambut antusias. Tepuk tangan bergemuruh. Aku santai.
Maklum, tiga bulan penuh aku menyiapkan mental sambil tenggelam di dunia Selasih yang makin rumit. Melihatku naik panggung, Aidan tersenyum. Ah, senyuman itu! Tapi tidak. Senyuman itu pula yang melemparkanku dari tebing nelangsa ke dasar jurang patah hati.
"Pemirsa, kita beri tepuk tangan untuk Spektra!" pekikku disongsong histeria penonton.
"Single anyar 'Berbayang Dirinya' langsung jadi lagu wajib putar di ratusan radio se-Indonesia, congratulation Spektra. Kabarnya akan masuk di album terbaru yang akan rilis awal tahun depan?" tanyaku kepada Aidan.
"Ya, akan muncul di album baru Spektra yang berjudul Ambang Fajar, awal tahun depan," jawab Aidan lalu tersenyum.
"Lagu 'Berbayang Dirinya' ini bercerita tentang apa, sih?" tanyaku mengikuti petunjuk dalam kartu pedoman presenter.
"Ini tentang laki-laki yang memulai hidup baru namun sebenarnya belum bisa melupakan mantan," Aidan berterus terang.
Â
Selamat Buat Aidan
"Eaaaaaa!" sorak para penonton yang mengepung panggung. Sial! Aku syok berat. Jujur, aku belum pernah mendengar "Berbayang Dirinya" dan memang tak sudi lagi mendengarkan lagu-lagu Spektra setelah Aidan putus denganku. Tapi aku tak kurang akal.
"Melupakan mantan atau melupakan para mantan?" candaku, menimpali jawaban Aidan.
Tak disangka penonton terpingkal. Aidan salah tingkah. "By the way selamat ya, Aidan untuk kehamilan Syahdu. Semoga si kecil dalam perut ibu sehat dan persalinan nantinya lancar," aku melanjutkan obrolan.
"Oh, thank you, Lintang," sahutnya singkat.
"Semoga kamu jadi ayah yang hebat. Dan kalau bayinya cewek, jangan jadi ayah yang overprotective, ya? Jangan jadi CCTV berjalan."
"Oh... em..., terima kasih," kali ini Aidan tampak kikuk. Penonton terdiam.
"Tepuk tangan sekali lagi untuk Spektra," pintaku pada penonton lalu menyambung, "Dan sekarang kita bergabung dengan Francis-Arya yang sudah siap buat bagi-bagi hadiah jutaan rupiah!"
Turun Panggung
Begitu lampu meredup, aku turun panggung dari sayap kanan. Sementara personel Spektra turun dari sayap kiri. Aidan menyusulku.
"Tahu dari siapa Syahdu hamil?" tanya Aidan yang membuntutiku di belakang.
"Lihat di Instagram Stories Syahdu. Kami, kan saling follow," jawabku dengan tatapan lurus ke depan.
"Syahdu enggak pernah dan enggak mungkin bilang di medsos kalau dia sudah hamil," Aidan mencecar.
"Lo pikir gue enggak bisa bedain cewek hamil trimester kedua atau enggak? Dan kalau Syahdu belum hamil ngapain lo bilang thank you di panggung tadi?"
Aidan diam. Sementara aku terus bergegas menuju ke ruang rias, mau ganti baju, untuk mendampingi Francis dan Arya di segmen 5. Faiz yang menunggu di ruang rias tampak syok.
Terima Kasih Untuk Doa Baik
Mata Faiz tak henti menatapku. Penata rias dan rambut langgananku, Lesita dan Judy, bengong melihatku masuk ke ruang rias dengan santainya.
"Kenapa kalian bengong? Mau membahas aku menyelamati Syahdu hamil?" tanyaku seraya menghadap cermin. Suasana senyap. Faiz buru-buru menyiapkan baju untuk segmen 5. Saat itulah Aidan masuk ke ruang rias, persis saat aku hendak ganti baju.
"Sorry, gue ke sini cuma mau bilang, thank you buat doa baiknya di panggung tadi," tutur Aidan dengan menatapku. Faiz, Lesita, dan Judy tampak bengong lalu saling pandang.
"Kalau buruk, bukan doa namanya," jawabku sambil melepas anting.
"Ya, doa lo tadi doa baik. Meski terasa menusuk jantung dan ulu hati," Aidan membalas.
"Sejak kapan doa baik terasa semenyakitkan itu? You are welcome, Aidan."
Aidan menunduk, perlahan ia silam dari ruanganku. Aku masuk ke ruang ganti, menghadap cermin. Di cermin, kulihat diriku tersenyum.
(Tamat)
Â
Anjali L
Â
Disclaimer:Â
Kisah dalam cerita ini adalah milik penulis. Jika ada kesamaan jalan cerita, tokoh dan tempat kejadian itu hanya kebetulan. Seluruh karya ini dilindungi oleh hak cipta di bawah publikasi Liputan6.com.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2977077/original/052748000_1574671021-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111027/original/077801500_1783052609-AP26183730218725.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111051/original/091108400_1783054834-063_2284419230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706226/original/084990600_1782782102-mahrez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)