SHOWBIZ UNCENSORED: Aku Kualat dengan Suami Siriku (Bagian 5-Final)

Di bagian akhir Showbiz Uncensored: Aku Kualat dengan Suami Siriku ini, Andini ungkap drama kenyataan pahit tentang Raka. Apa itu?

Diterbitkan 22 November 2019, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sempat Terguncang

Sejak menikah denganku, Raka mengaku tak lagi kontak intensif dengan teman-temannya. Sebelum kami ke pelaminan, lingkar dalam pertemanan Raka sempat terguncang sih.

Maklum mereka tak menyangka Raka menikah denganku. Ada juga yang menentang. Ya, ini yang namanya jodoh kan? Raka kok yang bersikukuh memilihku. Buatku itu sebuah karunia besar.  Bukan aku lho yang mengejar-ngejar.

Dua belas tahun banting tulang sebagai pesinetron, aku bisa menikmati masa sebagai madame, saat ini.  Bangga sekali jadi istri pria yang tadinya diincar banyak sosialita.

Putri Kerajaan

Apalagi, aku sempat dengar dari sumber dekat Raka, sebenarnya suamiku ini dulu sempat dijodohkan dengan putri kerajaan Negeri Jiran. Pergaulan luas Raka memungkinkan dia juga jadi incaran perempuan negeri seberang.

Ada kawan yang menjadi mak comblangnya. Tapi, entah mengapa Raka saat itu seperti tak tertarik menjalin hubungan lebih jauh dengan sang putri. Bahkan malahan dia sempat pacaran dengan seorang penyanyi sebelum menikahiku.

Dan, jodohnya ternyata denganku.

Terkuak Rahasia Pahit

Ternyata setiap orang punya 2 sisi yang bisa saja bertolak belakang. Sehari-hari Raka memang berpembawaan tenang. Manner-nya juga terjaga saat memperlakukan orang.

Beberapa bulan setelah pernikahan kami terkuaklah fakta bahwa hubungan suami istri kami belakangan menjadi tak enak. Duh, aku tak mau mengungkap lebih jauh karena  itu benar-benar membuat aku shock.

Benarkah Raka sempat berobat pada ahli dan belum juga sembuh? Aku sebagai istri harus patuh, tapi sebagai perempuan aku tak mau diperlakukan seperti ini.

 

Sisca Kepo

Di tengah kemewahan dalam hidupku yang dilihat orang, sebenarnya batinku menjerit. Sisca, sahabatku seperti mencium gelagat itu.

“Senyum elo nggak lepas nih, Din? Tuh kayak memendam sesuatu deh,” kata Sisca setiap melihat pose-poseku saat berlibur dengan Raka.

Kali ini aku nggak mau ngomong ‘ember’. Nggak mau curhat untuk urusan yang satu ini. Aku malu. Aku kecewa. Dan juga marah. Tapi, aku tak mau melampiskan itu ke Raka.

Dia sudah baik padaku. Dia percaya aku sebagai istri yang akan membahagiakan dia. Dia limpahkan aku dengan banyak materi dan kenyamaman hidup. Dia memberi aku status.

Teringat Bang Indra

Belakangan, seringkali aku teringat sosok Bang Indra. Pria yang dulu juga memberikanku limpahan materi. Tapi tentu tak sebanding dengan yang diberikan Raka, suamiku kini.

Di suatu masa Bang Indra tempat sandaranku. Lantas kini aku menghadapi kenyataan kondisi Raka yang membuat aku tak nyaman sebagai istrinya.

Apakah ini hukuman karena aku durhaka pada Bang Indra?

Sesaat sebelum Raka menikahiku, aku sempat memohon agar suami siriku itu tak membuka kedokku pada keluarga Raka, tak ungkap hubungan kami.

Dan, itu dipenuhi Bang Indra.

Ternyata, ‘alam’ punya caranya sendiri.  Jangan-jangan Tuhan memang murka karena aku menutupi kenyataan dan mengumbar kebohongan serta melukai Bang Indra demi dinikahi Raka.

Aku durhaka dengan suami siriku, dan ini akibat yang kutanggung….

(Tamat)

(Josephine S)

 

Disclaimer: 

Kisah dalam cerita ini adalah milik penulis. Jika ada kesamaan jalan cerita, tokoh dan tempat kejadian itu hanya kebetulan. Seluruh karya ini dilindungi oleh hak cipta di bawah publikasi Liputan6.com.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Josephine STim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan