Suatu hari, terjadi perang antara penghuni hutan dengan penduduk kerajaan karena intrik politik. Sejak itu, Hutan Ajaib tertutup kabut. Berbekal cerita masa lalu, Elsa meyakini senandung yang memanggilnya berasal dari dalam Hutan Ajaib. Ia mengajak Anna, Kristoff, Olaf, dan menjangan Sven untuk menembus hutan itu.
Pendewasaan Diri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2974458/original/019268500_1574392093-Frozen_2_Adegan_2.jpg)
Setengah jam pertama, Frozen 2 agak kesulitan menuturkan cerita. Sesi perkenalan bergulir cepat, pertanda kreator Frozen 2 percaya diri bahwa para tokoh di film ini populer dan telah dikenal publik. Konflik langsung terasa di menit awal. Tanpa basa-basi, para tokoh kunci dibawa ke sumber konflik.
Di sanalah, beberapa tokoh anyar muncul. Yang perlu dicatat, para tokoh Frozen 2 bertumbuh layaknya kita. Kita melihat Elsa dan Anna tak seimut dulu. Konon, usia keduanya memasuki kepala dua. Ini tergambar dari pilihan busana yang lebih simpel dan menyiratkan wibawa. Apalagi, saat Elsa bertransformasi di adegan klimaks.
Pendewasaan diri tergambar di level paripurna. Pertambahan usia berdampak pada suasana Frozen 2 yang lebih kalem kalau tak mau dibilang kelam. Satu-satunya warna paling ngejreng, ungu yang merupakan manifestasi api bertuah. Selebihnya tampak remang. Bukan berarti Frozen 2 kehilangan unsur riang ria yang jadi ciri khas seluruh produk Disney.
Pertalian Elsa dan Anna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2974459/original/068138600_1574392093-Frozen_2_Adegan_4.jpg)
Di sinilah, peran Olaf dan Kristoff sangat penting. Keduanya punya lagu dan romantika sendiri. Olaf dengan pertentangan batin menjadi dewasa. Kristoff ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius bersama Anna. Pergolakan keduanya menghasilkan adegan-adegan kocak yang mampu mengimbangi keseriusan Elsa dan Anna.
Frozen 2 juga merefleksikan ikatan emosi kedua Putri Arandelle. Elsa tak ingin adiknya mengambil risiko terlalu dalam untuk menyelesaikan konflik masa lalu. Sementara Anna tak mau kakaknya berjuang sendirian.
Baginya, sudah cukup kehilangan ayah dan ibu. Ia tak mau kehilangan lagi. Pertautan kedua putri ini berkali-kali membuat mata kami berkaca-kaca. Jennifer Lee tak hanya menggambar grafik konflik tapi juga emosi ke kubu penonton.
Pusaka Lagu Tema
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2974460/original/010223100_1574392094-Frozen_2_Adegan_1.jpg)
Frozen 2 menguatkan posisi sebagai biang lagu tema menarik. Dulu, Frozen (2013) dipersenjatai "Let It Go" dan "From The First Time in Forever." Frozen 2 menyimpan empat pusaka nada dengan lirik menggetarkan, yakni "Into The Unknown," "Some Things Never Change," "The Next Right Thing," dan "Lost in the Wood." Dari empat lagu ini, "Into The Unknown" dan "Lost in the Wood" membekas di benak kami. Calon kuat di ajang Oscars 2020.
Frozen 2 memuat kisah lebih kompleks. Tidak sesolid yang pertama namun tidak mengada-ada. Para tokohnya berkembang, latar belakang mereka makin benderang. Pendewasaan tokoh tak hanya tercermin dari penampilan. Lagu yang mereka bawakan pun memantulkan konflik yang mereka tatap. Tetaplah fokus saat menonton karena lirik-lirik lagu di Frozen 2 menggantikan dialog para tokoh.
Â
Â
Pengisi suara: Idina Menzel, Kristen Bell, Jonathan Groff, Josh Gad, Alfred Molina, Evan Rachel Wood
Produser: Peter Del Vecho
Sutradara: Chris Buck, Jennifer Lee
Penulis: Jennifer Lee
Produksi: Walt Disney Pictures, Walt Disney Animation Studios
Durasi: 103 menit
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2974456/original/012755500_1574392092-Frozen_2_Lagi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1406097/original/015333400_1479195157-Frozen.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)