Insiden ini membuat Arthur dipecat oleh agen. Belum lagi kebijakan pemerintah memangkas dana pengobatan bagi rakyat miskin. Mau tak mau Arthur yang mengidap penyakit mental harus mengupayakan pengobatan sendiri. Di tengah krisis ini, pengusaha Thomas Wayne (Brett Cullen) mencalonkan diri dalam pemilu Gotham. Arthur menanggapi sinis langkah politik Thomas. Apalagi, Thomas tak pernah merespons surat permohonan bantuan Penny. Penny adalah mantan karyawan di perusahaan Thomas 30 tahun silam.
Kelahiran Sang Monster
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2886631/original/042514300_1566272890-joker_11.jpg)
Lewat Joker, Phillips menggambarkan dengan detail bagaimana monster terbentuk. Dimodali riwayat sakit mental yang membuatnya sering gagal mengendalikan tawa sendiri, benih monster dalam diri sang tokoh utama tumbuh oleh dua hal. Pertama, dibentuk oleh rasa sakit. Sakit mental, sakit ditusuk teman sendiri, fantasi yang gagal jadi nyata, ketidakadilan, dan semua orang yang seolah berteriak. Kedua, monster itu dibesarkan nasib buruk yang datang bertubi.
Dua hal ini membuat sang tokoh utama memberontak dengan caranya sendiri. Benar kata pepatah, dosa atau kejahatan itu seperti setan. Kali pertama melihat kita jijik dan berupaya menjauh. Berkali-kali melihat kita jadi terbiasa. Ini yang terjadi pada Arthur. Semua kepahitan membuat pribadinya jadi kebal, lepas kendali, lalu hitam putih pun menjadi kabur. Semua ini didasari rasa sakit yang termanifestasi dalam pernyataan, “Seumur hidup, aku tak pernah mencicipi kebahagiaan semenit pun.”
Atau pernyataan lain, “Jika hidupku tidak terasa logis, setidaknya kematianku jadi logis” dan falsafah bahwa hidup adalah sebuah komedi. Tepatnya, komedi pahit. Joaquin Phoenix menerjemahkan kesakitan itu lewat transformasi fisik yang jauh dari kata elok, kebiasaan merokok dengan tangan bergetar, pergerakan kaki yang tak bisa tenang bahkan saat duduk sekali pun. Yang tak bisa dicuri darinya adalah metamorfosis sorot mata.
Tragis sekaligus Puitis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2897145/original/052360700_1567148212-f4f7c460-aedb-11e9-bffb-9a7e324ad9d9.jpg)
Kali pertama melihat sinar matanya, kami iba. Kali kedua ia berfantasi jadi bintang tamu, kami sadar ada yang ganjil darinya. Tanpa kami sadari mata yang patut dikasihani itu menjelma menjadi sesuatu yang sebaiknya Anda takuti. Kami tak kan lupa adegan Joaquin menatap sesi wawancara Thomas Wayne di layar beling. Matanya penuh kebencian, amarah yang tumpah, dan kami tak kuat membayangkan apa yang akan ia perbuat sesudahnya. Joaquin mencuri seluruh pertunjukan film ini.
Joker dalam dunia Batman adalah pemeran pendukung. Dalam The Dark Knight ia mencuri panggung. Di film ini, ia tak hanya mencuri namun memastikan panggung itu hanya miliknya. Inilah thriller psikologis yang disajikan perlahan.
Nyaris tak terasa kita dibawa masuk ke dunia Gotham yang menuju kehancuran. Joker bagai dukun pemikat yang tampil teaterikal didukung atmosfer ingar bingar sebuah kota yang realistis. Joker mempersilakan kita masuk ke alam pikiran dan lingkungan sosialnya. Kita dibuat mengerti mengapa ia jadi monster.
Bukan 100 persen salahnya. Sistemlah yang membiarkan sebuah ancaman membesar dan jadi simbol pergerakan. Joker, biografi tak biasa dengan alur dramatis. Membuat tertawa sekaligus berpikir, di dunia ini sangat mungkin kita turut andil menciptakan bahaya berwujud manusia. Tragis, mengerikan, tapi di sisi lain film ini puitis sekaligus menakjubkan.
Joaquin yang dulu kesepian tanpa daya di film Her, kini memanfaatkan kesepian sebagai mesin penghancur di Joker. Bersiaplah melihat namanya masuk di berbagai nominasi festival akhir tahun ini hingga awal tahun depan.
Pemain: Joaquin Phoenix, Robert De Niro, Frances Conroy, Brett Cullen, Glenn Fleshler, Marc Maron
Produser: Bradley Cooper, Todd Phillips, Emma Tillinger Koskoff
Sutradara: Todd Phillips
Penulis: Scott Silver, Todd Phillips
Produksi: Warner Bros., DC Films, Village Roadshow Pictures
Durasi: 2 jam, 1 menit
(Wayan Diananto)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2930589/original/036413500_1570181453-joker.jpg)