Sukses

Lagu Duet Bareng Glenn Fredly Meledak, Tulus Ungkapkan Ini

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Tulus menggelar tur Sewindu di 5 kota di Indonesia. Lima kota yang akan disambangi Tulus mulai 24 September mendatang yakni Malang, Yogyakarta, Solo, Makassar, dan Jakarta.

Banyak yang mengusulkan agar tur Sewindu yang digelar Rajawali Indonesia Communication ini direkam lalu dirilis dalam format album.

Tulus menyebut, ide itu telah dieksekusi saat merekam konser Monokrom di Jakarta, Februari 2019. Rekaman konser Monokrom kemudian jadi album keempat Tulus. Namun dalam album itu tak ada satu pun lagu baru. 

“Kalau rekaman di studio, semua elemen teknis bisa dikendalikan. Merekam konser atau di luar studio, ada beberapa aspek di luar kontrol kita. Konser Monokrom dapat hasil bagus makanya dirilis (dalam format album). Kalau di tur Sewindu ini dapat hasil rekaman bagus tentu akan saya rilis juga,” terang Tulus kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

 

 

 

2 dari 3 halaman

Tak Ada Penambahan Lagu

Berkaca pada pengalaman Krisdayanti misalnya, konser tunggalnya pada 2001 diabadikan dalam album dengan tambahan lagu baru “Pengabdian Cinta” ciptaan Anang. Tulus menyebut penambahan lagu baru di album konser rasanya tak mungkin.

Mengingat, single barunya bersama Glenn Fredly yang bertajuk “Adu Rayu” tengah meledak di pasar. “Soal penambahan satu atau dua lagu baru sepertinya tidak. Begini, single ‘Adu Rayu’ saya bareng Mas Yovie Widianto dan Kak Glenn Fredly saja baru berusia tiga bulan. Masih muda sekali umurnya. Bersyukur disambut hangat para penikmat musik,” beri tahu Tulus.

 

3 dari 3 halaman

Rekaman Album Baru

Seperti diketahui, video lirik “Adu Rayu” di situs berbagi video YouTube ditonton lebih dari 20 juta kali. Sementara video klip “Adu Rayu” yang dibintangi Chicco Jerikho, Nicholas Saputra, dan Velove Vexia ditonton lebih dari 7 juta kali.

Kesuksesan “Adu Rayu” tak membuat Tulus besar kepala. Ini justru memotovasinya untuk segera kembali ke dapur rekaman. “Setelah ini maunya langsung merekam album baru. Saya sudah kangen rekaman soalnya,” imbuh pelantun “Labirin.”

Terkait tur Sewindu, Tulus menyebut konsep dasar di setiap kota sama namun ada beberapa detail yang dibedakan. “Sehingga setiap kota punya kesan tersendiri,” tutupnya. (Wayan Diananto)

Loading
Artikel Selanjutnya
Mengajari Istri Sajikan Masakan Khas Ambon, Glenn Fredly Ogah Dikomentari
Artikel Selanjutnya
Dibilang Kurusan, Begini Reaksi Tulus