Sukses

5 Fakta dari Balik Layar Film A Dog's Journey

Liputan6.com, Jakarta Rabu (10/7/2019) kemarin, dua film impor baru tayang di bioskop Tanah Air. Selain Crawl, ada A Dog’s Journey yang mendapat pujian kritikus film. A Dog’s Journey diarahkan sineas Gail Mancuso.

Naskah A Dog’s Journey disusun berdasarkan novel laris karya W. Bruce Cameron. W. Bruce Cameron juga turut menulis naskahnya. Ia dibantu Maya Forbes, Cathryn Michon, dan Wallace Wolodarsky. A Dog’s Journey dibintangi Dennis Quaid, Kathryn Prescott, Betty Gilpin, dan Henry Lau.

 

A Dog’s Journey merupakan sekuel dari A Dog's Purpose yang juga berasal dari novel karya W. Bruce Cameron. Proyek film ini diumumkan kepada publik oleh CEO Amblin Entertainment, Michael Wright, pada 21 Juni 2017. Kala itu Michael menyatakan bahwa skenario A Dog’s Journey tengah dikembangkan.

Bagi yang berencana menonton A Dog’s Journey, kami sajikan lima fakta menariknya yang dirangkum dari berbagai sumber. Selamat menyimak dan selamat menonton.

2 dari 4 halaman

1

Meninggalnya seorang aktris

Pemeran Hannah di seri sebelumnya, Peggy Lipton, meninggal dunia lima hari sebelum penayangan perdana A Dog’s Purpose dihelat. Di A Dog’s Journey, karakter Hannah diperankan Marg Helgenberger.

 

A Dog’s Way Home

Sebuah film bertemakan anjing yang juga diangkat dari novel Bruce Cameron, A Dog's Way Home, rilis lima bulan sebelum A Dog's Journey. Namun film tersebut tidak berhubungan sama sekali dengan A Dog's Purpose maupun A Dog's Journey. Diproduksi oleh rumah produksi berbeda tapi naskahnya disusun Bruce Cameron bersama Cathryn Michon.

3 dari 4 halaman

2

Anggota Super Junior-M

Film ini menandai debut layar lebar Hollywood dari anggota boyband Super Junior-M, Henry Lau.

Libatkan Banyak Negara

Produksi film ini melibatkan Amerika Serikat, India, Tiongkok, dan Hong Kong. Sementara film pertamanya hanya melibatkan Amerika Serikat dan India.

4 dari 4 halaman

3

Proses produksi A Dog’s Journey dimulai pada 26 Agustus 2018 di bawah pengawasan studio raksasa Universal Pictures. Dirilis pada 7 Juli 2019 di AS, film ini sukses mengumpulkan laba kotor 66,9 juta dolar AS dari seluruh dunia.

(Wayan Diananto)

Loading