Gara-gara Warganet, Hidup 6 Artis K-Pop Ini Tak Tenang

Beberapa artis Korea ini sempat mengalami masa sulit gara-gara di-bully warganet.

Diterbitkan 24 Agustus 2018, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Seoul- Terjun ke industri hiburan, beberapa artis K-Pop ini telah terbiasa menghadapi penggemar. Mereka pun berterima kasih atas dukungan dan cinta mereka.

Artis K-Pop pun dituntut tampil sempurna. Sayangnya, mereka hanya manusia biasa. Saat melakukan kesalahan, komentar negatif hingga kritikan pedas terus muncul.

Akibatnya, beberapa dari artis Korea ini tertekan hingga nyaris depresi.

Hidup artis K-Pop ini tak tenang akibat bully-an dari warganet. Siapa saja mereka?

 

*Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

BTS

Bangtan Boys atau BTS menjadi salah satu boyband K-Pop yang kini tengah menjadi fenomena. Hebatnya, BTS berada di posisi tangga lagu ternama Billboard selama beberapa waktu.

Tercatat, BTS berada di posisi teratas Billboard's Social 50. Prestasi itu menandai BTS yang berhasil masuk ke dalam daftar tersebut selama 57 minggu berturut-turut.

Padahal, sebelumnya BTS sempat diremehkan karena boyband yang diasuh agensi kecil, BigHit Entertainment. BTS juga kerap kali di-bully warganet.

Setelah terkenal, komentar pedas atau negatif tetap saja menyerang BTS. Apalagi, saat BTS sempat mengungkapkan impiannya untuk bisa terus menembus pasar internasional.

BTS dianggap sebagai idola yang munafik. Selain itu, BTS juga dianggap sebagai "boneka" agensi yang mengasuhnya, Big Hit Entertainment, karena terlihat tak bisa mengekspresikan diri setelah sukses besar.

Namun RM dan kawan-kawan tak mempedulikan komentar dari haters. Mereka percaya bisa melalui semua kesulitan karena mendapatkan dukungan dari penggemarnya yang disebut Army, seperti dilansir dari Naver.

Jay Park

Jay Park pernah mendapat ancaman saat masih menjadi leader 2PM pada 2009 lalu. Anti-fans menemukan posting lama di akun Myspace milik Jay yang berisi "Korea is gay. I hate Koreans" (Pria Korea penyuka sesama jenis. Aku benci Korea).

Kalimat yang ditulis pada 2005 itu menjadi senjata bagi anti-fans dan lebih dari tiga ribu orang menandatangani petisi 'Jaebum Should Commit Suicide'. Kejamnya, semua itu dilakukan agar Jay bunuh diri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Akibat terlalu banyak tekanan, Jay Park pun menyerah dengan kondisi. Akibatnya, Jay harus keluar dari 2PM. Ia sempat meminta maaf kepada penggemar 2PM, Hottest, karena tak bisa melanjutkan perjuangan. Hinaan-hinaan yang dilontarkan di Internet oleh anti-fans menyebabkan munculnya tekanan psikologis. AKhirnya, Jay Park memutuskan keluar dari 2PM hingga kontrak kerjanya dengan JYP Entertainment berakhir pada 2010 silam. Jay Park memilih untuk kembali ke negara tempat ia dibesarkan yaitu Amerika Serikat. “Pada masa itu, semakin banyak yang membicarakan masalah ini, maka simpang siur dan kesalahpahaman pun jadi marak," ujar Jay Park, seperti diwartakan Soompi.

Halaman
Show All
Desika Pemita, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan