Sukses

Raditya Dika Imbau Baim Wong dan Indra Herlambang Kompak demi Masyarakat Jomlo

Liputan6.com, Jakarta - Raditya Dika menyerahkan jabatannya sebagai Presiden Jomlo kepada Baim Wong, tepat di hari pernikahannya dengan Anissa Aziza, 5 Mei 2018. Namun rupanya, penobatan tersebut menimbulkan kontroversi bagi sebagian penggemar di media sosial.

Bukan tanpa alasan, Baim Wong dianggap bukan satu-satunya kandidat yang pantas menyandang Presiden Jomlo menggantikan Raditya Dika. Presenter kondang Indra Herlambang disebut-sebut tak kalah pantas menyabet gelar itu, mengingat status jomlo yang melekat padanya sejak lama.

Persaingan antara Baim Wong dan Indra Herlambang itu menarik perhatian masyarakat jagad maya. Keduanya pun mulai mempromosikan diri masing-masing melalui media sosial, terutama Instagram.

Kehebohan itu tentu telah sampai di telinga Raditya Dika dan istri. Setelah hampir seminggu berlalu, komedian sekaligus penulis buku itu akhirnya mengungkap tanggapannya melalui saluran YouTube pribadinya.

 

2 dari 5 halaman

Perlu Memberi Tanggapan

"Kita berdua merasa perlu memberikan tanggapan terhadap kontroversi yang terjadi di masyarakat ini. Baik Baim Wong atau pun Indra Herlambang, kita enggak ikutan. Kita serahkan ini semua kepada masyarakat," ujar Raditya Dika.

3 dari 5 halaman

Tak Mau Ikut Campur

Raditya Dika mengaku tak mau terlalu ikut campur dalam kehebohan pemilihan Presiden Jomlo. Sutradara film Hangout itu pun hanya ingin mengimbau Baim Wong dan Indra Herlambang untuk bersaing secara sehat demi kemslahatan masyarakat jomlo.

4 dari 5 halaman

Imbauan Raditya Dika

"Dan kita harap Baim maupun Indra paling enggak bisa saling bahu-membahu untuk menjadi Presiden Jomlo. Karena jomlo-jomlo ini kan sedih gitu loh, hidupnya sudah menyedihkan," sambung Raditya Dika yang berusaha keras menahan tawa.

5 dari 5 halaman

Baim Wong atau Indra Herlambang?

Seraya menutup tanggapan resminya soal persaingan Baim Wong dan Indra Herlambang, Raditya Dika sekali lagi menegaskan bahwa dirinya dan istri bersikap netral. Kini, pilihan sepenuhnya ada di tangan masyarakat jomlo.