Seru, Polling SMS Konser Final Top 10 Grup 2 LIDA Saling Salip

Tak hanya berlomba meraih SMS tertinggi, para kontestan LIDA saling berebut simpati dari dewan dangdut.

Diterbitkan 17 April 2018, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lanjutan Konser Final Top 10 Liga Dangdut Indonesia (LIDA) kembali digelar Indosiar, Senin (16/4/2018) tadi malam. Setelah libur dua hari, babak 10 besar LIDA masih menghadirkan pertarungan lima juara provinsi, kali ini dari Grup 2.

Meski belum ada yang tereliminasi, persaingan sengit sudah terjadi antara kelima duta dangdut. Tak hanya berlomba meraih SMS tertinggi, mereka juga saling berebut simpati atau komentar positif dari dewan dangdut.

Sebelumnya, satu duta dangdut sudah tersisih di Konser Final Top 10 LIDA. Yendri, juara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terpaksa harus mengubur mimpinya setelah kalah di babak voting dewan dangdut saat masuk bottom three Grup 1.

Dari Grup 2 LIDA, lantas siapakah juara provinsi yang menampilkan aksi terbaik dan siapa pula yang akhirnya memimpin polling SMS sementara di konser show? Berikut ulasannya.

Standing Ovation

Konser show malam pertama Grup 2 dibuka oleh penampilan Selfi yang menyanyikan lagu "Pembaharuan". Juara Provinsi Sulawesi Selatan ini hanya mendapat satu standing ovation saja, yaitu dari Nassar. Nassar memuji suara Selfi yang menurutnya dangdut banget.

Namun, dewan dangdut lain sedikit mengkoreksi suara tingginya yang sayangnya pecah karena tak sampai. Selfi pun dinilai memiliki masalah pada power suaranya dan diminta memperbaiki di penampilan berikutnya.

Usai Selfi, Arif lalu sukses tampil menggelegar saat membawakan lagu "Rana Duka". Berhasil menyapu bersih standing ovation dari semua dewan dangdut, Arif juga menuai banyak pujian. Juara provinsi Sumatera Barat ini disebut dewan dangdut selalu berusaha menantang diri dan menampilkan yang terbaik buat semua yang mendukungnya.

Tak hanya itu, Arif juga bikin salut lantaran memiliki power kuat, artikulasi jelas, improvisasi keren, dan cengkok mantap. Arif terlihat sangat mempelajari apa saja masukan yang diberikan setiap ia tampil. Meski memiliki keterbatasan fisik, Arif juga selalu memberikan kejutan seperti mau menari di atas panggung. Ini jadi poin plus buatnya.

Belum Memuaskan

Berikutnya, ada Ridwan yang tampil dengan lagu "Penyakit Cinta". Sudah tampil maksimal, sayangnya Ridwan tak mendapat satupun standing ovation dari dewan dangdut. Padahal, Ridwan telah memberikan warna pada penampilannya dengan memamerkan aksi ngerap dan berkoreografi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Karakter vokalnya yang sangat khas dan sangat dangdut, dilengkapi dengan aksi panggung atraktif, sepertinya belum memuaskan dewan dangdut. Pasalnya, Ridwan kali ini nampak tampil kurang semangat. Pemilihan lagunya pun disebut kurang cocok. Yuyun (Gorontalo) lewat lagu "Yatim Piatu" lalu sukses mengembalikan mood persaingan Grup 2 dengan meraih tiga standing ovation dewan dangdut. Zaskia Gotik, salah satu yang memberikan standing ovation mengatakan, penampilan Yuyun malam ini cukup bagus. Meski belum sempurna karena ada telat sedikit masuk, Yuyun tetap bernyanyi aman dan mulus. Satu saja pesan diberikan. Yuyun diminta tak lupa meninggikan suaranya di akhir lagu untuk membedakan klimaks lagu.

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Fadjriah Nurdiarsih, Rizky Aditya SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan