Sukses

Jenazah Sridevi Diterbangkan ke India Hari Ini

Liputan6.com, Mumbai - Sridevi mungkin tak pernah menyadari bahwa saat ia meninggalkan India menuju Dubai minggu lalu, adalah saat terakhirnya melihat tanah airnya.

Pasalnya, Sridevi meninggal dunia di Dubai pada Sabtu (24/2/2018) lalu karena serangan jantung. Setelah lebih dari 1x24 jam tertahan, jenazah Sridevi akhirnya diterbangkan kembali ke India pada hari ini, Senin (26/2/2018).

Saksikan video berikut ini

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Tes di Rumah Sakit

Dilansir dari Times of India, jenazah Sridevi baru bisa diterbangkan ke India hari ini karena proses autopsi baru selesai. Jenazah Sridevi tak bisa langsung diterbangkan ke India pada Minggu kemarin, karena harus mengikuti protokol yang ada.

Di Dubai, bila ada kematian yang terjadi di luar rumah sakit, serangkaian tes harus dilakukan pada jenazah, yang memakan waktu sekitar 24 jam.

 

3 dari 5 halaman

Pernyataan Keluarga

Rencana kepulangan jenazah Sridevi juga disebutkan dalam pernyataan resmi keluarga.

"Terima kasih pada semua media atas doa, dukungan, dan sensitivitas kalian dalam waktu penuh duka ini. Jenazah mendiang Sridevi Kapoor akan tiba di India besok."

4 dari 5 halaman

Pesawat Jet

Sebagai tanda dukacita, pengusaha India Anil Ambani dikabarkan mengirim pesawat ke Dubai untuk membawa jenazah Sridevi.

Pesawat jet pribadi yang memiliki 13 kursi ini, telah meninggalkan Mumbai dan menuju Dubai pada Minggu siang kemarin

5 dari 5 halaman

Kapan Dimakamkan?

Sementara itu, Time of India memperkirakan upacara pemakaman Sridevi akan digelar pada Senin siang ini. Hanya saja, belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga tentang hal ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.