5 Seleb Hollywood yang Jadi Korban Pelecehan Harvey Weinstein

Satu demi satu wanita yang dulu dilecehkan Harvey Weinstein, kini mulai buka suara.

Diterbitkan 11 Oktober 2017, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Beberapa dekade lalu, Ashley Judd mengaku ia pernah dibawa ke sebuah kamar hotel oleh Harvey Weinstein.

Pria itu lantas meminta agar ia bisa memijat Ashley Judd, dan menyaksikan sang aktris mandi. "Bagaimana aku bisa keluar dari kamar itu secepat mungkin tanpa memusuhi Harvey Weinstein?" kata Ashley Judd dalam sebuah wawancara dengan The New York Times.

3. Rose McGowan

(Reuters)

Rose McGowan adaah salah satu artis Hollywood yang paling vokal menyuarakan tingkah laku Harvey. Pada tahun 2016, ia pernah bercuit bahwa seorang petinggi di studio film telah memperkosanya, tanpa menyebut identitas Harvey Weinstein.

Ia kala itu mengaku tak melaporkan kasus ini karena ia ditakut-takuti tak akan memenangkan kasus ini. "Seorang pengacara kriminal wanita mengatakan padaku bahwa karena aku pernah melakukan adegan seks di film, aku tak akan pernah menang melawan pemimpin studio," tuturnya

Setelah skandal Harvey terkuak, Rose McGowan menyebut secara terang-terangan bahwa orang yang ia maksud adalah sang produser tersebut.

 

4. Gwyneth Paltrow

 (AFP/Bintang.com)

Gwyneth Paltrow mengalami kejadian traumatis saat ia membintangi film Emma di tahun 1996. Kala itu, ia yang baru berusia 22 tahun sempat dipanggil untuk menuju kamar hotel oleh Harvey Weinstein untuk mendiskusikan soal pekerjaan ini.

Namun kemudian pria itu mulai bertindak lancang, menyentuhnya dan mengajak Gwyneth menuju ke kamar tidur untuk pijat. Gwyneth Paltrow yang ketakutan, menolak permintaan sang produser. Ia sempat khawatir akan dipecat dari film Emma, namun hal ini akhirnya tak terjadi.

Kepada New York Times, ia mengatakan kala itu ia langsung curhat pada sang kekasih kala itu, Brad Pitt, yang langsung mengkonfrontasi sang produser. Namun Harvey Weinstein balik mengancam Brad Pitt agar tak mengatakan hal ini pada siapa pun.

 

5. Heather Graham

Di awal tahun 2000-an, Heather Graham sempat dipanggil ke kantor Harvey Weinstein yang menyatakan ketertarikannya untuk mempekerjakan sang aktris. Namun anehnya, dalam pertemuan ini sang produser juga mengatakan bahwa ia diizinkan sang istri untuk tidur dengan siapa pun saat ia berada di luar kota.

"Tidak disampaikan secara eksplisit bahwa aku bisa membintangi filmnya bila aku bersedia tidur dengannya, tapi hal itu terungkap secara tersirat," kata Heather Graham pada Variety. Beberapa waktu kemudian, ia kembali dipanggil ke kamar hotel oleh sang produser, namun ia menolak permintaan ini dengan halus.

Meski ia tidak mengalami tindak senonoh secara fisik, Heather Graham merasa ia berada di wilayah abu-abu."Harapanku, hal ini bisa memulai dialog dalam mendefinisikan ulang pelecehan di tempat kerja dan menguatkan para wanita untuk bersuara saat mereka berada dalam situasi yang tak nyaman," kaya dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan