Split: Akhirnya Film Night Shyamalan Kembali Mengerikan

Split memuat formula soal kepribadian ganda yang terasa begitu akrab.

Diterbitkan 15 Februari 2017, 20:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Cuplikan film Split (IMDb)

Untung bagi Shyamalan, reputasinya kini diselamatkan Split yang tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (15/2/2017) ini. Tak hanya mendapat sambutan hangat dari kritikus, Split juga tampil perkasa, nangkring di puncak box office Amerika Serikat selama tiga minggu berturut-turut.

Kesuksesan ini bukan tanpa sebab. Split merupakan film yang cukup solid. Selain plot utama soal penculikan oleh Dennis, hadir pula plot sampingan berupa masa lalu Casey. Dan dua plot ini, berkelindan dengan apik dan saling mendukung. Ciri khas Shyamalan, berupa twist dalam cerita, masih ditemukan di sini. Begitu pula dengan nuansa "dari dunia lain" yang menguar dari pecahan karakter terakhir.

Jangan khawatir dengan jargon film ini, tentang 23 kepribadian dalam satu tubuh. Hanya lima kepribadian yang ditampilkan secara mendalam dalam film ini, dan beberapa lainnya hanya sekadar numpang lewat saja. Ini terbilang keputusan yang tepat untuk menjaga fokus cerita.  

Cuplikan film Split (IMDb)

Satu hal yang paling menonjol dari film Split, adalah performa dari sang aktor utama, James McAvoy. Pria yang mungkin lebih dikenal publik lewat perannya sebagai Profesor X ini berhasil menampilkan kepingan kepingan kepribadian secara meyakinkan.

Bahkan saat harus memperlihatkan pecahan kepribadian tersebut secara bergantian dalam satu shot, ia menampilkannya secara mulus dan halus, tanpa meninggalkan detail kepribadian tersebut. Ia juga mampu membuat penonton simpati lewat Hedwig dan Kevin—yang cuma muncul sekelebat—sekaligus ngeri dengan evolusi kepribadiannya di akhir film.

James McAvoy, pantas mendapatkan pujian yang dialamatkan padanya atas penampilannya di film ini.

Mengingatkan pada Sybil dan Billy Milligan

Bicara soal kepribadian ganda, dua kisah yang paling populer tentang topik ini mungkin adalah cerita tentang Sybil dan Billy Milligan, yang merupakan kisah nyata.

Split sendiri, memiliki sangat banyak aspek serupa yang muncul dalam dua kisah ini. Contohnya, adanya kepribadian dominan yang menjadi penentu keputusan. Soal ‘lampu sorot’ yang menjadi tempat para kepribadian untuk menunjukkan diri. Juga kepribadian dengan kekuatan luar biasa, hingga soal tertidurnya kepribadian inti.

Cuplikan film Split (IMDb)

Elemen-elemen tentang kepribadian ganda yang muncul dalam Split, menjadikan film ini tontonan yang lumayan menyenangkan untuk mereka yang memang menyukai topik seperti ini. 

Sebaliknya, bila memang belum familiar dengan topik kepribadian ganda, bukan tak mungkin Split akan membuka rasa ingin tahu Anda tentang gangguan jiwa yang kontroversial ini.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan