Collateral Beauty, Adakah Keindahan di Balik Kesedihan?

Selain melodrama, film Collateral Beauty juga menghadirkan elemen humor.

Diterbitkan 19 Desember 2016, 19:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Collateral Beauty (IMDb)

Sayang, kedua elemen ini tak berpadu secara baik dalam film ini. Yang terjadi adalah penonton diping-pong antara kutub komedi dan melodrama ketika melompat dari satu sequence ke sequence yang lain.

Hal lain yang cukup disayangkan dari Collateral Beauty, adalah tindak tanduk karakter dalam film ini terasa dipaksakan demi plot yang bisa berjalan dengan lancar. Misalnya saja saat karakter Keira Knightley yang awalnya begitu menentang misi ini secara tiba-tiba bersedia membantu setelah mendengar satu-dua kalimat picisan dari Whit.

Hal lain yang langsung terlihat dari Collateral Beauty—dan mungkin juga hal inilah yang paling menarik penonton mampir ke bioskop—adalah deretan aktor dan aktris papan atas yang terlibat dalam film ini. Namun sayang, subplot yang terlalu menggurita membuat performa para pemain ini terasa terkotak-kotak, di beberapa bagian chemistry yang terjalin pun terasa hambar.

Hellen Mirren dan Will Smith dalam Collateral Beauty (IMDb)

Setidaknya, masih ada hal menarik dari film ini. Dua di antaranya adalah performa Hellen Mirren dan Will Smith. Dengan rambut putih dan gayanya yang jenaka sebagai pemeran Kematian, Hellen Mirren selalu mencuri perhatian saat ia muncul di layar. Aktris senior ini tampil begitu meyakinkan sebagai seorang seniman teater yang butuh panggung untuk memperlihatkan kemampuannya.

Sementara Will Smith, dalam adegan klimaks, mampu menggelontorkan rasa sakit seorang ayah yang selama ini ia pendam. Selain itu, Collateral Beauty juga diakhiri dengan twist yang cukup manis.

Collateral Beauty, telah ditayangkan di bioskop Indonesia sejak 16 Desember 2016.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan