Kaleidoskop 2016: Irena Justine dan Deddy Dores Meninggal

Irene Justine meninggal mendadak menjadi peristiwa yang membuat heboh dunia maya.

Diterbitkan 23 Desember 2016, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Jam 4 sore saya sempat telepon. Benar-benar mendadak banget. Sekitar jam 6 saya dihubungi talent coordinator di lokasi katanya Irena kena serangan jantung. Saya belum yakin awalnya, begitu sampai saya lihat sudah ramai," ujar Diffa.

Setelah Irena Justine meninggal, Diffa langsung teringat kejadian beberapa tahun lalu ketika sedang syuting. Diffa mengakui, dirinya pernah menyaksikan Irena mendadak pingsan saat melakoni sebuah adegan. Hanya saja, kala itu pesinetron Cinta Fitri itu berdalih terkena asam lambung.

"Ada cerita di lokasi syuting dia pernah pingsan. Ada adegan berantem, tensinya tinggi. Dia tiba-tiba jatuh, di lokasi kami pada kaget. Dia siuman tapi katanya enggak apa-apa cuma asam lambungnya naik," ungkap Diffa.

Irene Justine sendiri dikenal membintangi beberapa sinetron dan FTV. Lebih dari 10 judul FTV dan sinetron telah dibintangi oleh aktris muda ini, termasuk sinetron yang mengangkat tema pertarungan antara vampir dan serigala, Ganteng Ganteng Serigala. Selain itu, Irena pun terlibat pada sejumlah judul film, seperti Sule, Ay Need You yang dirilis pada 2012 lalu.

Meskipun ia cukup aktif terlibat dalam industri hiburan Indonesia, kabar terkini mengenai Irena Justine sangat jarang berembus. Di usia muda, ia telah menikah dengan Bryan McKenzie. Melalui pernikahan itu, Irena dan Bryan dikaruniai seorang anak bernama Arjuna Keith Al Ghifary.

 

Deddy Dores

Deddy Dores


Pada bulan yang sama di tanggal 17 Mei, musisi senior Deddy Dores menghembuskan nafas terakhirnya. Deddy Dores meninggal dunia di usia 65 tahun di RS Premier Bintaro, Tangerang Selatan. Sebelum dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat, Deddy Dores disemayamkan di rumah duka di JL. Kasuari 11 no. 18, Bintaro Jaya sektor 9.

Kabar meninggalnya Deddy Dores menggema di dunia maya ketika akun Facebook God Bless memosting meninggalnya musisi yang pernah mengorbitkan Nike Ardila itu.

"Sebelum meninggal dunia dia minta dibawa ke Kelapa Gading dengan naik taksi. Tapi nggak ketemu, dan langsung dibawa ke Bintaro. Tapi di rumah sakit Bintaro juga paling 15 menit setelah itu wafat," ujar adik Deddy Dores, Yony Dores kepada wartawan di rumah duka di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (18/5/2016).

Yony sendiri memang tidak mendampingi langsung saat sang kakak meninggal dunia. Dirinya mendapat kabar kepergian Deddy Dores dari keponakannya.

"Saya dapat kabar dari anaknya dan sudah tidak sadarkan diri, pas dia dibawa ke rumah sakit, saya dikabarkan kalau dia sudah meninggal dunia karena serangan jantung," ujarnya.

Deddy Dores diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Namun, Deddy diakui oleh Yony tidak pernah mengeluhkan penyakitnya. "Dia mengidap penyakit jantung sejak tahun 80-an, tapi dia jarang ngeluh, tahan banting," kata Yony.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Deddy Dores sempat menghubungi Dagmar Clara Sunardi, mantan istrinya, untuk mengumpulkan semua anaknya. Rupanya, keinginan tersebut menjadi permintaan terakhir Deddy Dores.

"Tiga hari lalu dia SMS saya. Dia bilang minta tolong cari rumah besar di Jakarta. Saya bilang buat apa? Dia jawab pengin kumpulin anak-anak katanya. Tapi saya enggak terlalu respons karena biasanya dia bercanda," ucap Dagmar Clara Sunardi saat ditemui di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2016).

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan