3 Komika ini Layak Masuk Final SUCA 2, Apa Alasannya?

Dari 7 komika yang masih memiliki kesempatan ini, Liputan6.com mencoba memprediksi 3 nama yang akan mencapai final nanti.

Diterbitkan 02 September 2016, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
 

Jangan lupa malam ini nonton Raim Laode di Indosiar Suca2. Saya mau km jd bagian dr perjalanan besar ini. Silahkan shere dan comen di @indosiarid sebnyak2nya

A photo posted by La Ode Raimudin (@raimlaode) on


 

Arafah Rianti (Depok)

Dianggap sebagai bintang-nya SUCA 2 sejak tampil nyeleneh di audisi, nama Arafah Rianti yang ada di Grup 2 ini harusnya tak dinilai sekedar hanya karena suara aneh atau paras wajahnya yang cantik. Penampilan absurdnya memang banyak bikin orang geleng-geleng. Arafah tak perlu materi stand up ribet, penuh teknik, atau punya banyak punchline. Setiap bit yang keluar dari mulutnya sudah sukses bikin pecah penonton. Arafah melejit dengan keunikannya yang tak dimiliki komika lain. Ini yang membuatnya cepat punya banyak fans.

Fansnya kini bejibun banyaknya di sosial media. Mengamati akun Instagramnya, sudah diikuti 187 ribuan orang hanya dalam sebulan. Simak pula jumlah penonton video aksi stand up-nya di channel Youtube Indosiar. Dari 8 penampilannya, 4 diantaranya sudah ditonton lebih dari sejuta penonton. Yang lainnya, tercatat ratusan ribu orang. Bandingkan dengan komika lainnya. Mentok, hanya di sekitar angka puluhan ribu saja.

Popularitas Arafah yang menggunung ini meninggalkan para pesaingnya jauh di belakang. Andai saja, SUCA 2 menggunakan format polling SMS, niscaya Arafah yang bakal juara ajang ini. Jika tidak, menjadi salah satu finalis rasanya juga jadi hal yang patut dibanggakan buat mahasiswi UIN Jakarta jurusan Manajemen Pendidikan kelahiran Depok 2 September 1997 tersebut.

Arafah Rianti (instagram)

Aci Resti

Namanya baru melesat belakangan, itu pun disebut-sebut karena aksi stand up-nya mengurai materi membawa-bawa nama Arafah. Aci Resti mungkin sedikit mendompleng nama pesaingnya yang sesama komika wanita di SUCA 2 ini. Namun, pemilik nama lengkap Resti Surtika ini sebenarnya juga punya kualitas tak kalah bagusnya dari favorit pemirsa tersebut.

Tiga penampilan terakhirnya selalu mendapat pujian tinggi dari para juri. Terakhir pada Selasa (30/8/2016) lalu, ia bahkan mendapat standing ovation dari Raditya Dika yang terkenal sangat irit pujian. Aci dianggap komika yang makin matang seiring berjalannya kompetisi SUCA 2. Materinya selalu punya sisi kuat, hanya dengan menghadirkan hal remeh sekitar lingkungan. Namun, menurut para juri, justru itulah esensi dari stand up comedy. Yaitu, menyalurkan kegelisahan yang dekat dengan diri sendiri menjadi sebuah cerita yang lucu dan menghibur.

Aci masuk kategori komika yang berhasil untuk hal ini. Jika tak terpeleset, komika kelahiran Tangerang, 12 Agustus 1997 ini rasanya juga layak masuk final. Komposisi Raim-Arafah-Aci Resti di final nanti pun tak hanya akan jadi pertarungan yang berkekuatan seimbang, tapi juga diprediksi bakal sangat menghibur para pecinta stand comedy. Bagaimana menurut anda?

 

Tadinya udah capek rasanya pengen gantung mic dan pengen standup kayak biasa lagi aja. Tapi setelah dipikirin lagi kalo gua begitu berarti gua ini Cemen, sampah, kurang bersyukur. Dengan bantuan anak2 komunitas @standupjakbar gua bangkit, gua semangat lagi, gua ngga mau sampe sini aja, semua org mau diposisi gua, gua gaboleh kayak gitu lagi. Terimakasih temen2 udh mau bantu gua, terimakasih keluarga dirumah yg udh dukung, terimakasih. Sekarang gua udh di 9 besar, gua teringat janji gua "kalo gua masuk 10 besar, gua akan ngewarnain rambut gua, warnya abu". Baiklah, segera. Sekali lagi terimakasih atas supportnya! :') #SUCA2 #StandupComedy #9Besar 📷: @pbn14ofc

style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;">A photo posted by Aci (@aciresti) on


 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan