Ini Pesan Terakhir Eddy Silitonga

Selama ini, Eddy Silitonga mengaku tak pernah menerima royalti.

Diterbitkan 25 Agustus 2016, 19:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Eddy Silitonga meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016) dini hari. Penyanyi era 70-an ini mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang selama dua pekan melawan sejumlah penyakit.

Sahabat Eddy Silitonga, Arie Koesmiran turut menyampaikan rasa dukanya. Sebagai rekan s‎eangkatan Eddy Silitonga, Arie Koesmiran mengaku terpukul ketika tahu kabar duka tersebut.

Rafika Duri dan Ari Koesmiran usai melayat Eddy Silitonga. (Rizky Aditya Saputra/Liputan6.com)

p>

"Kaget banget. Karena memang kami teman se-angkatan. Memang beliau akhir-akhir ini sakit, tapi tidak disangka lebih dulu (meninggal)," ujar Arie Koesmiran di Rumah Duka Kenanga 2, RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016).

Sebelum sakit, Arie Koesmiran pernah berjumpa dengan Eddy Silitonga. Dalam pertemuan itu, keduanya bicara panjang lebar soal musik, termasuk soal royalti musisi yang jarang diterima Eddy Silitonga.
‎
"Dia curhat, enggak pernah dapat royalti apapun. Makanya kami sempat bicara dan mencari cara bagaimana supaya royalti Eddy Silitonga terwariskan untuk keluarga. Itu pesan beliau sebelum sakit,"‎ ungkap penyanyi 58 tahun ini.

Eddy Silitonga (Istimewa)

>Saat hendak mengumpulkan rekan seangkatannya untuk membahas soal royalti, Eddy Silitonga lebih dulu jatuh sakit. Akibatnya, wacana itu pun tak pernah berhasil direalisasikan.

"Teman-teman yang sering ketemu kami sempat bicara. Spontan kalau mau bikin (penggalangan dana) dari perkumpulan artis-artis. Sudah ada programnya cuma tinggal cari lagu-lagu yang tepat masing-masing legendanya. Tapi tidak terealisasikan, terburu beliau sakit dan meninggal dunia," kata Arie Koesmiran.‎ (Ras)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Cerita Camel Petir Jaga Kecantikan di Usia 40, Jadikan Perawatan Wajah sebagai Investasi

Rizky Aditya Saputra, Ferry NoviandiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan