6 Film Fiksi Ilmiah Ini Punya Kesalahan Fatal

Setidaknya terdapat enam judul film fiksi ilmiah yang memiliki kesalahan fatal terkait sains di dalamnya.

Diterbitkan 31 Mei 2016, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Film-film bertema ilmiah memang terkadang membuat kita terkagum-kagum. Betapa tidak, di dalamnya selalu terdapat berbagai teknologi baru dengan hal-hal canggih yang kadang tak terpikirkan oleh banyak orang.

Sayangnya, tak semua film bertema fiksi ilmiah memiliki akurasi dalam penyampaian teori sains di dalamnya. Beberapa konsep ilmiah yang dimaksudkan untuk memberi kesan logis, terkadang malah menjadi tak masuk akal.

Foto lama sang sutradara Jurassic Park saat duduk di samping replika dinosaurus berjenis Triceratops mengundang banyak salah paham.

 

Baca Juga

  • 6 Aktor Ini Hampir Tewas Saat Syuting Film
  • 6 Kesalahan Cerita Film X-Men yang Masih Dipertanyakan
  • 6 Film Keren Ini Libatkan Musisi Indonesia

Hal itu terbukti setelah beberapa pakar dan orang-orang yang lebih paham terkait hal-hal ilmiah mulai angkat suara. Uniknya, beberapa film yang punya kesalahan dalam konsep ilmiah justru cukup laris di box office.

Namun begitu, tetap saja kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh para sineas itu tak bisa ditolerir oleh beberapa kalangan. Terlebih lagi buat para penggemar film yang memahami teori-teori sains di dalamnya.

Liam Hemsworth dikabarkan tengah dalam proses negosiasi untuk tampil di film kedua Independence Day bertajuk ID Forever.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak enam judul film bertema fiksi ilmiah yang di dalamnya terdapat kesalahan fatal dalam menggambarkan tema sains, seperti dikutip dari io9.gizmodo.com.

Armageddon

Armageddon (1998)

Di film Armageddon, penonton disuguhkan oleh satu masa ketika sebuah asteroid seukuran wilayah Texas sedang menuju bumi. Kecepatannya pun terhitung sangat tinggi.

Skenario film lalu menggambarkan ketika NASA mengirim karakter yang dimainkan Bruce Willis bersama penambang minyak terbang ke luar angkasa. Mereka membuat lubang di asteroid, menaruh nuklir, lalu meledakkan batu raksasa itu agar menjauh dari planet ini.

Pada kenyataannya ketidakakuratan film ini tak hanya satu. Pertama, sungguh mustahil bagi para penambang ini untuk bisa menaruh nuklir tepat pada waktunya. Terlebih lagi, para pahlawan di film ini digambarkan memasangnya di menit terakhir yang sangat mustahil untuk dicapai dengan kecepatan meteor seperti itu.

Lalu ketika para penambang mengebor sedalam 800 kaki untuk menaruh bom nuklir, dipastikan sangat mustahil untuk mencegah jatuhnya asteroid. Asteroid sebesar Texas dengan lubang sebesar itu, ibarat cuma melubangi ujung permukaan bola bowling saja. Tentunya, ledakan ini tak akan berpengaruh apa-apa bagi asteroid raksasa itu. Ironisnya, beberapa pakar dari NASA turut dilibatkan dalam film ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan