Sukses

Perang Dingin Captain America: Civil War dan Batman v Superman

Liputan6.com, Los Angeles - Para penggemar film superhero belakangan ini tentu merasa dimanjakan dengan kehadiran dua judul besar: Batman v Superman: Dawn of Justice dan Captain America: Civil War. Namun di balik layarnya, ternyata tersimpan perang dingin yang tak pernah diduga siapa pun.

Seperti disampaikan Ign.com, Selasa (26/12/2016), sutradara Captain America: Civil War, Joe dan Anthony Russo, meyakini bahwa Marvel serius menangani proyek film tersebut setelah munculnya pengumuman Batman v Superman: Dawn of Justice dari Warner Bros.

Batman v Superman: Dawn of Justice. (Warner Bros / DC Entertainment)

 

Informasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Joe Russo kepada The Hollywood Reporter. Menurut Joe Russo, Kevin Feige selaku presiden Marvel Studios, berperan besar dalam mengambil keputusannya.

"Ada 11 atau 12 film (Marvel Cinematic Universe) sejauh ini, semuanya dengan struktur yang cukup tradisional. Suara kami kepada mereka adalah: Orang-orang akan memberitahumu bahwa mereka menyukai es krim cokelat - sampai kamu memberikannya kepada mereka lima hari seminggu. Saatnya untuk memberikan mereka beberapa sirup pelangi," kata Russo.

"Kevin sangat tidak biasa, dan dia sangat sensitif terhadap cara orang menanggapi kontennya. Ia berkata pikirnya kami mungkin benar. Dan setelah mereka mengumumkan Batman v Superman, dia berkata, 'Kalian sangat benar.' Kami harus melakukan sesuatu yang menantang dengan materi tersebut, atau kami akan mulai kehilangan penonton."

Captain America: Civil War. (Marvel Studios)

Pernyataan tersebut diam-diam menyimpan hawa perang dingin tersendiri yang dipendam oleh Marvel dan DC Entertainment. Pasalnya, para penggemar fanatik DC sudah terlebih dahulu memulai perkelahian dengan para penggemar Marvel.

Captain America: Civil War sendiri telah tiba di bioskop Indonesia sejak 27 April 2016. Film ini baru akan tiba di Amerika Serikat pada 6 Mei 21016 mendatang.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.