Menerka Tren Sinetron 2016, Balapan Motor Masih Bertahan?

Mungkinkah Elif versi Indonesia pada akhirnya akan jadi penantang serius buat Anak Jalanan?

Diterbitkan 05 Januari 2016, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sinetron Anak Menteng. (dok. Twitter)

Era Aliando dan kisah kawanan vampir-serigala di GGS memang mulai surut. Meski popularitas para alumni pemainnya masih terjaga jika melihat keriuhan fans berat peraih banyak gelar di SCTV Awards 2014 tersebut di media sosial. Alasan logis mungkin sekedar jenuh. Maka jadi tak heran, ketika yang fresh dan menantang macam Anak Jalanan pun kini digandrungi.

Digdayanya Anak Jalanan dengan deretan motor sport-nya coba diikuti Anak Menteng (SCTV) dengan motocross. Belakangan, Pangeran yang bertema fantasi masa kini juga mulai merevisi cerita lebih ke remaja. Kini kita melihat Ricky Harun kembali menunggangi si kuda besi, pergi ke sekolah umum. Walau, cerita pesantren, reinkarnasi, dan kerajaan tempo dulunya masih dipertahankan.

Mudah menebak penonton layar kaca kini tengah demam kebut-kebutan motor. Masyarakat begitu menyukai cerita yang memacu adrenalin. Menurut mereka, ini terlihat dan terasa keren. Antusiasme ini sedikit banyak dipicu drama "insiden tendangan" legenda MotoGP, Valentino Rossi pada juniornya, Marc Marquez di GP Sepang, pada 25 Oktober 2015. Kala itu, aksi Rossi ini memang jadi pemberitaan heboh bahkan tak menguap hingga sekarang.

Tak berlebihan rasanya menyangkut pautkan berita ini dengan mewabahnya tema balapan motor di sinetron Tanah Air. Sejak Oktober, cerita balapan motor terbukti makin merajalela di sinetron. Tiga bulan terakhir tema ini digemari. Namun, setiap ada tren pasti akan menemui dan berujung kebosanan.

Para pemain Elif Indonesia. (dok. istimewa)

Kami sulit menebak, tren apa yang akan mendominasi 2016 ini. Tren biasanya hanya berjalan sukses dalam satu semester. Sisa 6 bulan, hanya perihal mempertahankan atau harus bersaing ketat dengan kompetitor. Jika menilik pionirnya yang mengawali tren adalah Anak Jalanan, maka perhitungan kasarnya hanya sampai ke bulan Maret.

Apakah hingga Maret, sinetron ini masih tetap di puncak? Jika jawabannya ya, dapat dipastikan bakal banyak bermunculan sinetron dengan tema sejenis di layar kaca di 3 bulan pertama 2016 mendatang. GGS mengalaminya 2 tahun kemarin. Siklus ini rasanya juga akan terjadi pada Anak Jalanan. Kalau sudah begitu, bersiaplah menanti kejutan di bulan Maret.

Di tengah gemuruh Anak Jalanan, Elif versi Indonesia mungkin nanti bisa jadi alternatif tontonan baru. Meski belum ketahuan kapan akan tayang, sinetron yang dipastikan tayang di SCTV produksi ScreenPlay Productions hasil adaptasi serial Turki tersebut, sudah begitu ditunggu. Tak hanya karena jajaran pemainnya yang menarik dan bakal asyik jadi obrolan seru pecinta sinetron, penggemar Elif juga menanti eksekusi ala Indonesia.

Mungkinkah Elif versi Indonesia pada akhirnya akan jadi penantang serius buat Anak Jalanan? Entahlah. Yang pasti, sinetron ini rasanya patut ditunggu, bukan? (Puj/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan