Tahun ini, popularitasnya sebagai pesinetron muda wanita niscaya tak punya saingan. Prilly mungkin belum se-taraf Nikita Willy. Tapi jalan ke situ masih terbuka lebar.
Sama dengan Aliando, Prilly banyak memenangkan penghargaan selama 2 tahun ini. Ia hanya perlu satu pembuktian sebuah karya sendiri dan menjaga konsistensinya untuk bisa tetap di puncak. Bisakah, Prilly?
Ammar Zoni
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/800490/original/093536700_1422098695-ammar_1.jpg)
Ammar Zoni
Siapa pesinetron muda pria yang tahun ini begitu populer mengekor Aliando? Bukan Kevin Julio atau Adipati Dolken jawabannya, tapi pendatang baru bernama Ammar Zoni.
Baru tahun 2013, ia debut di ranah persinetronan. Itu pun hanya melakoni peran selewatan. Awal November 2014, 7 Manusia Harimau, sinetron keduanya tayang dan memberi porsi lebih. Kisahnya sangat mirip dengan cerita sukses Aliando di GGS; hanya jadi peran pendukung tapi namanya begitu dipuja penggemar. Setelahnya ia meraih banyak piala penghargaan.
Nama Ammar Zoni pun melejit sebagai salah satu bintang muda yang bersinar tahun ini. Namun, akankah sinarnya masih berpijar tahun depan?
Audi Marissa
Audi Marissa
Ia salah satu aktris berbakat yang berakting tanpa banyak pertimbangan dan sensasi berlebihan. Ia mengawali karier aktingnya sejak usia belia. Audi meraih kesuksesan setapak demi setapak. Ia bukan bintang yang langsung melejit hanya dengan satu peran.
Di awal karirnya, Audi sempat beberapa kali mengemban peran utama yang khas dengan cucuran airmata. Tapi tak satupun yang sukses mengangkat namanya. Baru di Love in Paris yang tayang 2012 lalu, ia mulai menarik perhatian. Puncaknya, lewat peran Naomi alias Nom Nom Gowes di Diam Diam Suka yang tayang pada 2013-2015.
Dari bejibunnya pemeran DDS, hanya Audi yang tetap menjaga eksistensinya hingga tahun ini nyaris berakhir. Ia kini juga dikenal sebagai salah satu host acara musik InBox. Tak heran, piala Aktris Pendamping Ngetop dari SCTV Awards 2015 jatuh ke tangannya. Siapa bisa membantah hasil ini?
Ricky Harun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1069843/original/048879300_1448733550-Ricky_Harun-9.jpg)
Ricky Harun
Butuh 11 tahun berkarier di dunia seni peran buat Ricky Harun mendapat reward. Gelar Aktor Ngetop 2015 jadi tonggak bersejarah perjalanan panjangnya. Dan ini bukan ia dapat lewat GGS yang jadi fenomena dalam 2 tahun terakhir.
Meski jadi peran utama di GGS, kita semua tahu Ricky kalah pamor dari bintang baru, Aliando. Baru lewat Pangeran yang tayang Agustus tahun ini, ia kembali menghentak.
Pangeran jadi satu pembuktian dari Ricky, ia aktor yang masih bertaji. Tak butuh ekspose disana-sini agar masyarakat meliriknya. Ia hanya cukup berakting baik dan menghibur, kita sudah menyukainya. Bukankah, begitu?* (Puj/Ade)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307686/original/000293900_1785057893-3032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307304/original/088671300_1784978868-13_-_Gala_Premiere_Bunga_di_Tepi_Jurang.jpg)