Kematian 5 Selebriti Diduga Skenario Illuminati

Banyak dugaan penyebab kematian 5 artis ini merupakan bagian dari agenda Illuminati.

Diterbitkan 10 November 2015, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia dibunuh dalam kunjungan untuk meredam gesekan di internal Partai Demokrat antara kader Liberal dan kader konservatif. Ia tewas di tembak di bagian tenggorokannya, lalu di punggung atas, dan tembakan mematikan di kepala.

Kasus pembunuhan Kennedy diduga menjadi salah satu agenda Illuminati yang menilai Kennedy mulai dirasa bosan atau berkerja tidak maksimal bagi Illuminati. Lee Harvey Oswald diduga menembak dari gedung depositori, namun ia merasa itu sebagai tuduhan dan membantah telah menembak seseorang dan mengklaim kalau dirinya dijadikan kambing hitam.

Oswald dibunuh Jack Ruby pada tanggal 24 November sebelum diperiksa dan diadili. 66% warga Amerika Serikat menduga ada konspirasi di dibalik pembunuhan Kennedy sesuai survei yang dilakukan FoxNews tahun 2004 lalu.

 


Michael Jackson

Sepertinya skenario kematian Michael Jackson sebelas duabelas dengan skenario kematian Whitney Houston. Ia meninggal pada saat merencanakan sesuatu yang besar.

Bagaimana tidak, MJ meninggal saat seluruh tiket konsernya yang bertajuk Comeback terjual habis. Seluruh penggemar di dunia dan London pada khususnya kecewa karena telah menunggu lama konser yang semestinya diselenggarakan pada Juni 2009 tersebut.

MJ sempat mengakui bahwa menjelang dirinya meninggal, ia sempat menentang kebutuhan Illuminati pada dirinya. Ia merasa Illuminati telah mengendalikan semuanya, mengendalikan karir dan para penggemarnya. Hal itu yang membuatnya memilih untuk mengakhiri hidupnya.

 


John Lennon

John Lennon menjadi bagian yang kematiannya dikendalikan atau menjadi agenda teori konspirasi Illuminati. Bagaimana tidak, di puncak popularitasnya bersama The Beatles, Lennon dibunuh David Chapman yang mengaku sebagai fansnya.

Ia meninggal pada 8 Desember 1980 di tengah INS (immigration and Naturalization Service) berupaya untuk mendeportasinya dari Amerika Serikat ke negara asalnya, Inggris.FBI juga ditengarai melakukan pengawasan ketat pada dirinya.

Menurut teori konspirasi berdasarkan sumber yang kami dapatkan, pembunuhannya terjadi di bawah kendali agenda Illuminati. Nyawa Lennon dirasa harus dilenyapkan karena ia telah melakukan kesalahan besar, yakni menentang tindak kejahatan dan peperangan yang pada waktu itu merupakan bagian dari kepentingan politik industri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
FX. Richo Pramono, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan