REVIEW Crimson Peak, Horor Bergaya Cerita Detektif Abad 19

Film Crimson Peak menjadi satu peluang bagi sutradara Guillermo del Toro untuk menghidupkan kembali genre horor.

Diterbitkan 16 Oktober 2015, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Satu kejadian tak diinginkan pun menimpa Edith yang malah membuatnya semakin cinta dengan Thomas. Akhirnya, keduanya menikah dan tinggal di rumah tua yang memiliki sebutan Crimson Peak di Inggris.

Ternyata, kakak Thomas, Lucille pun tinggal di tempat itu. Edith yang awalnya betah tinggal di dalam rumah barunya, pada akhirnya malah merasa tidak nyaman karena selalu diganggu oleh berbagai hantu.

Crimson Peak. (digitaltrends.com)

Akan tetapi, sedikit demi sedikit pun ia juga tanpa sengaja mengungkap fakta mengerikan yang terjadi di dalam Crimson Peak. Sehingga, mau tak mau ia harus mempersiapkan dirinya agar tidak menjadi korban sia-sia di rumah barunya.

Crimson Peak memiliki kekuatan tersendiri dalam hal misteri serta visualisasi klasik yang mengagumkan. Bahkan, banyak unsur mengerikan yang justru datang dari tampilan grafisnya.

Tak hanya itu, film ini juga diiringi oleh alunan musik yang indah dan sangat cocok dengan suasana di seputar tokoh utama. Penggemar film bertema abad ke-19 juga bakal gembira begitu melihat banyaknya unsur tersebut di dalamnya.

Tom Hiddleston dan Mia Wasikowska terlihat menjadi suami istri yang tinggal di rumah hantu dalam trailer film Crimson Peak.

Watak setiap tokoh di film ini tampak dingin dan ada kesan Del Toro menyesuaikan dengan keadaan aslinya kala itu. Akan tetapi jika menelusuri film-film arahannya terdahulu, bisa dibilang memang begitulah gaya penyutradaraan Del Toro.

Kelebihan lain film ini ada pada misteri yang menyelimuti beberapa karakter serta wujud penampakan hantu yang hanya dimunculkan kadang-kadang. Edith di sini jelas terjebak dalam situasi yang diselimuti teka-teki.

Tapi perlu dicatat juga bagi para penonton yang gemar membaca komik dan novel detektif atau film dengan bumbu misteri, teka-teki yang dihamparkan dalam Crimson Peak berpotensi sangat mudah ditebak.

Film Crimson Peak. (Universal Pictures)

Namun, Crimson Peak bisa memuaskan dahaga penonton yang menyukai karakter wanita dengan watak tegar dan kuat. Akan tetapi bagi yang berharap banyak terhadap penampakan hantu, bisa jadi kurang puas usai menontonnya.

Satu poin penting lain yang membuat film ini mudah diterka konsep dan jalan cerita terselubungnya adalah melalui adegan pembuka. Bagi yang terngiang-ngiang oleh penampilan Edith di awal film, pasti sudah tahu bakal dibawa ke mana klimaks film ini.

Tentunya, Crimson Peak bukanlah tontonan yang layak disaksikan bersama anak di bawah umur. Namun bagi yang memiliki jiwa detektif dan tak terlalu takut dengan hantu, film ini boleh dijajal bersama kerabat dekat atau sendirian. (Rul/Feb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan