Salahkah Melabeli Isyana Sarasvati Tiruan Raisa?

Mengapa Isyana Sarasvati kerap dibanding-bandingkan dengan Raisa?

Diterbitkan 26 Agustus 2015, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Penghargaan yang telah diraih Raisa jelas jauh lebih banyak. Sebab, 4 tahun berkarier di belantika musik Indonesia dilalui Raisa dengan mulus. Range vokal suaranya yang tebal nyaris tak punya saingan. Penyanyi lama macam Bunga Citra Lestari atau yang juga baru seperti Maudy Ayunda, jelas berbeda karakter juga genre. Hingga kemudian, muncullah seorang Isyana Sarasvati.

Isyana punya banyak kesamaan dengan Raisa. Dimulai dengan tipikal wajah mereka yang sama, khas Indonesia. Raisa sering dibilang cantik layaknya bidadari. Sampai ada ungkapan, pertahanan seorang pria akan runtuh oleh 3 hal: "Harta, tahta, Raisa".

Ya, Raisa adalah wanita yang bisa dibilang too good to be true, terlalu cantik, terlalu memikat. Hingga rasanya hanya pria yang benar-benar high quality yang layak mendapatkannya. Sedang Isyana, memiliki karakter wajah tegas, sedikit jutek yang membuatnya terkesan misterius. Di lain sisi pula, Raisa dinilai mempresentasikan keanggunan wanita Indonesia. Sedang Isyana, terkenal dengan gayanya yang cuek dan tomboy.

Isyana Sarasvati [Foto: Panji Diksana/Liputan6.com]

Itu sebabnya, Isyana tak se-pop Raisa. Meski memiliki range vokal yang sama dan tipe suara yang tak banyak orang punya dengan genre musik yang sama, semi pop-jazz. Seperti terlihat di perayaan HUT SCTV ke-25 tadi malam, Isyana memamerkan kepiawaiannya melantunkan lagu milik band Noah, "Hidup Untukmu Mati Tanpamu", dengan gaya opera. Decak kagum penonton membuktikan ia berbeda. Raisa jelas tak bisa begitu.

Raisa memang bukan penyanyi pop-jazz setipe Andien. Ia lebih "keras". Namun, liukan suaranya mulus. Ia kadang berimprovisasi dengan gayanya yang tak bisa ditiru. Suara Raisa adalah originalitas dirinya. Pun begitu dengan Isyana.

Simak lantunan syahdunya di single kedua, "Tetap Dalam Jiwa". Sangat sulit ditiru. Tempo lagunya bisa berhenti di bagian-bagian tertentu dan dilafalkan Isyana dengan rapih. Isyana menyebut gaya nyanyinya adalah "exploration of pop".

Meme Raisa dan Isyana. (dok. istimewa)

Jelas sudah, tak elok rasanya mengatakan ia adalah tiruan Raisa. Karena mereka dua penyanyi yang memang nyaris sama tapi juga berbeda. Keduanya punya keunikan masing-masing yang membuatnya menarik. Musik Indonesia patut berbangga dengan kelahiran dua penyanyi ini. Tak hanya menyegarkan iklim persaingan, tapi Raisa dan Isyana juga memperkaya keberagaman solis di kategori wanita.

Yang jelas, bagi para cowok, godaan terberat mereka bertambah menjadi: "Harta, tahta, Raisa dan Isyana."** (Puj/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan