Mengenal Sejarah dan Pendiri Illuminati Versi Komik Marvel

Illuminati dikenal sebagai organisasi kontroversial. Di dunia komik superhero Marvel, ada kelompok bernama sama. Seperti apa mereka?

Diterbitkan 29 Juni 2015, 18:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Illuminati dikenal sebagai organisasi kontroversial. Di dunia komik superhero Marvel, ada kelompok bernama sama. Seperti apa mereka?

Mereka semua bertemu secara rahasia dan selama beberapa tahun berkolaborasi secara informatif dan strategis, lalu beroperasi yang pada awalnya relatif berhasil meskipun sifat unik mereka dan perbedaan yang cukup besar di hampir segala hal.

Masing-masing anggota Illuminati mewakili kelompok atau masyarakat istimewa di Jagat Marvel. Masing-masing memiliki sudut pandang yang unik yang tidak dimiliki oleh orang lain:

Illuminati dikenal sebagai organisasi kontroversial. Di dunia komik superhero Marvel, ada kelompok bernama sama. Seperti apa mereka?

Namor, adalah raja yang 71 persen menguasai planet ini. Tentu saja, karena ia adalah penguasa Samudera Atlantis. Sosok yang kerap dipanggil The Submariner ini mewakili pola pikir seorang anti-hero.

Tony Stark alias Iron Man mewakili Avenger dan merupakan tipe pahlawan, orang yang pengertian dan membuktikan bahwa pahlawan bisa bekerja dengan pemerintah, bukannya bertindak atas kemauan sendiri.

Illuminati dikenal sebagai organisasi kontroversial. Di dunia komik superhero Marvel, ada kelompok bernama sama. Seperti apa mereka?

Sementara sisanya adalah Reed Richard dari Fantastic Four yang mewakili komunitas superhero dari sisi ilmu pengetahuan, Black Bolt yang mewakili Inhumans, Dr Strange yang berbicara dari sisi mistis, dan Profesor Xavier yang mewakili X-Men yang ada di sana untuk komunitas para mutan.

Baca halaman selanjutnya >>

Sejarah Illuminati versi Marvel Comics

Sejarah Illuminati Versi Marvel Comics

Terbentuk beberapa waktu pasca-Perang Kree-Skrull dan setelah Perang Avengers/Defenders, Illuminati muncul ketika Iron Man menyadari bahwa masing-masing anggota individu memiliki informasi tentang ras alien tersebut terlebih dahulu, dan mereka bisa menghentikannya bersama-sama.

Ia lalu membentuk Illuminati bersama dengan Black Panther di Wakanda, dan mengusulkan agar mereka membentuk pemerintahan manusia super mirip dengan PBB. Namun, Namor menolak, dengan alasan bahwa terlalu banyak superhero asing yang mengandalkan kekerasan (contohnya Hawkeye dan Quicksilver, keduanya mantan penjahat).

Desain kostum baru Hawkeye di Avengers: Age of Ultron berbentuk jaket berlengan panjang.

Xavier menolak dengan alasan mutan sudah ditakuti dan dibenci, dan jika Iron Man berpikir bisa bertarung bersama para superhero X-Men, itu akan mengakibatkan para pahlawan ditakuti dan dibenci seperti mutan. Doctor Strange menolak dengan alasan terlalu banyak pahlawan yang anti kemapanan, dan dikumpulkannya superhero oleh Iron Man demi mendirikan badan yang bukan 'anti kemapanan', malah berpotensi membentuk 'kontra-pendirian'.

Akan tetapi, kelompok ini setuju melakukan pertemuan untuk bertukar informasi secara teratur. Satu-satunya superhero yang hadir dan menolak melakukan pertukaran adalah Black Panther. Ia mempermasalahkan sikap mereka yang seolah merasa benar sendiri dan takut kelompok ini akan berakhir dalam waktu kurang dari debut aksi mereka untuk membantu kepentingan orang lain. Black Panther juga meramalkan bahwa anggota kelompok Illuminati suatu hari akan bertentangan satu sama lain.

Black Panther bakal muncul di Captain America: Civil War dalam rangka mencari The Winter Soldier.

Ada beberapa chapter dalam kisah komik Marvel yang membuat Illuminati harus turun tangan. Kisah-kisah tersebut antara lain berkaitan dengan Kerajaan Skrull, Pride, Runaways, Beyonder, Sentry, Hulk, Civil War, hingga Infinity Gauntlet.

Selain nama-nama di atas, kelompok ini juga menarik superhero cerdas lain seperti Medusa, Captain America, Beast, Hulk, Captain Britain, Amadeus Cho, dan Yellowjacket. Bahkan Black Panther yang awalnya menolak pun sempat bergabung sebagai anggota Illuminati.

Dalam versi animasi, Illuminati muncul di film Planet Hulk. Mereka tampil melalui sebuah rekaman video untuk menyampaikan pesan kepada Hulk bahwa sang raksasa terlalu berbahaya untuk berada di bumi.

Rumor akan adanya film Planet Hulk yang memperlihatkan sang raksasa menjelajahi planet lain, mengundang aktor Mark Ruffalo berkomentar.

Mereka meminta maaf atas apa yang telah dilakukan kepada Hulk dengan memprogram sebuah kapal berisi sang raksasa hijau agar mendarat di sebuah planet tumbuh-tumbuhan. Namun sayangnya, Hulk malah mendarat di Planet Sakaar yang berisi para petarung Gladiator.

Melihat aksinya di setiap bab kisah Illuminati, tentunya agenda kelompok ini tetap berfokus pada esensi seorang superhero: Menolong dan membantu kepentingan orang lain yang membutuhkan. (Rul/Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Ade IrwansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan