`Merry Riana`, Kisah Cinta dalam Mimpi Sejuta Dolar

Fokus Merry Riana pada hubungan cinta Merry dengan Alva. Chelsea Island dan Dion Wiyoko sudah menunjukkan chemistry yang baik.

Diterbitkan 31 Desember 2014, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Cerita `Merry Riana`

Cerita `Merry Riana`

Sendirian tanpa sanak saudara (paman yang dibilang ayahnya tak ketahuan lagi alamatnya), Merry teringat punya teman SMA yang kuliah di Singapura. Namanya Irene (Kimberly Ryder). Merry mendatangi asrama tempat Irene tinggal, berniat ingin tinggal sebentar.

Namun, keberadaan Merry kemudian diketahui petugas keamanan. Satu-satunya cara agar dibolehkan tinggal di asrama, Merry harus terdaftar sebagai mahasiswi. Ia lalu mendaftar dan lolos tes. Persoalan baru datang: bagaimana membayar biaya kuliah?

Pihak universitas menyediakan biaya kuliah dengan sistem student loan, calon mahasiswa dipinjamkan uang untuk biaya kuliah dan ongkos hidup minimal yang harus dibayar. Besarnya 40 ribu dolar Singapura untuk kuliah empat tahun. Nah, sebelum dapat pinjaman, Merry harus menemukan dulu seorang guarantor alias penjamin utang-utangnya.

Irene mengenalkan Merry pada Alva (Dion Wiyoko) yang diminta sebagai guarantor. Alva bersedia. Tapi ada syaratnya. Merry harus membuktikan kalau ia bisa cari pekerjaan di Singapura.    

Kita kemudian melihat Merry berlari lintang pukang ke sana-ke mari mencari pekerjaan. Tidak mudah mencari kerja di negeri orang bila tak punya izin kerja. Akhirnya, Merry dapat pekerjaan sebagai penyebar brosur di sebuah lembaga non profit.

Pekerjaan itu tak lama ia jalani. Polisi Singapura mengendusnya. Ia harus cari pekerjaan lain. Simpati atas kegigihan Merry, Alva membantunya mencari pekerjaan baru.

Dari sini hubungan Merry dan Alva kemudian berkembang tak sekadar teman. Alva menyukai Merry. Merry pun begitu. Namun, Merry tak bisa berbuat banyak karena Irene menyukai Alva. Ketika Irene mendapati Merry dan Alva berduaan, Merry diusir dari kamar Irene.    

Rasa Lain `From Zero to Hero`

Rasa Lain `From Zero to Hero`

Film Merry Riana bisa jatuh menjadi kisah inspiratif perjuangan seseorang yang terpuruk lalu bangkit menggapai sukses macam kisah from zero to hero kebanyakan. Kisah semacam ini sudah banyak dibuat sibneas kita sejak sukses besar Laskar Pelangi di tahun 2008. Film itu mendatangkan 4,5 juta penonton, dan hingga kini tercatat sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Setelahnya bertebaran film sejenis dengan variasi cerita masing-masing namun intinya sama: kisah from zero to hero. Saya senang MD Pictures dan sutradara Hestu Saputra (ikut membesut Cinta Tapi Beda dengan Hanung Bramantyo) tak tergoda membuat film macam begitu.

Walau diangkat dari buku Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar, novel biografis kisah hidup Merry karya Alberthiene Indah, kisahnya tak semata bagaimana Merry meraih satu juta dolar di usia 26 tahun. Versi filmnya malah sedikit banyak mengingatkan saya pada film yang dibintangi Will Smith, The Pursuit of Happyness (2006). Film itu juga diangkat dari kisah biografis pialang saham sukses, Christopher Gardner. Namun, yang tersaji di layar dan membuat kita jatuh cinta pada kisahnya bukan tentang kisah Gardner meraih kesuksesan, tapi hubungan ayah-anak antara Gardner dengan putranya (dimainkan Jaden Smith).   

Merry Riana versi film agaknya mengadopsi tradisi kisah yang dibangun The Pursuit of Happyness. Fokus Merry Riana pada hubungan cinta Merry dengan Alva. Kita melihat, di balik keteguhan perjuangan seorang Mery Riana, pada akhirnya, ia tak bisa menuju puncak sukses sendirian. Ada orang baik yang membantunya, yaitu Alva.         

Kita melihat Alva rela melepaskan pekerjaannya agar Merry bisa tak menganggur. Kita juga melihat Alva menjadi penyeimbang dan penjaga moral bagi Merry agar tidak larut mengutamakan uang, uang, dan uang.   

Chelsea Island dan Dion Wiyoko sudah menunjukkan chemistry yang baik. Mereka berhasil meyakinkan kita beginilah sebuah cinta ditunjukkan. Seperti pesan di akhir film ini: S.H.M.I.L.Y. atau see how much I love you… (Ade)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Rommy RamadhanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan