Tentang Akhir Film `Annabelle` (SPOILER ALERT!)

Jalan yang diambil ending `Annabelle` justru sedikit problematis. Kenapa endingnya?

Diterbitkan 10 Oktober 2014, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Situasi "disorder" alias ketidaktertiban kemudian terjadi. Tetangga rumah mereka dibunuh, rumah mereka disatroni
pembunuh, serta boneka Annabelle menghantui.

Situasi "disorder" itu harus dipulihkan. Di film horor Indonesia tahun 1980-an ketidaktertiban dipulihkan oleh pemuka agama.

`Annabelle` semula saya kira hendak mengambil jalan itu. Tapi rupanya tidak. Jalan yang diambil ending `Annabelle` justru sedikit problematis.

p>

Ada Apa dengan `Ending` Film `Annabelle`?

Yang menonton tentu paham, setan jahat yang merasuki boneka Annabelle menginginkan jiwa untuk dikorbankan. Ia
takkan berhenti menghantui sampai tujuannya tercapai. Yang semula diinginkan setan adalah anak Mia yang masih bayi. Namun, Mia kemudian rela berkorban menggantikan bayinya. Pada akhirnya, seorang penjual toko buku antik, yang sebelumnya pernah kehilangan anaknya, bersedia menggantikan Mia dan anaknya. Ia terjun bunuh diri dari jendela apartemen. Dari situ "order" kemudian dipulihkan.

Melihat keadaan seperti itu di akhir film, saya malah berpikir, memang sih tokoh kita tak jadi kehilangan bayinya ataupun nyawanya terenggut, tapi pihak yang jahat pun menjadi menang karena ada jiwa yang telah bersedia menyerahkan nyawanya.

Ending macam begitu tentu takkan dibolehkan di film horor Indonesia tahun 1980-an. Beda dengan di Hollywood. Di sana, pemuka agama bisa dikesampingkan sekehendak hati sineasnya.

Kita tahu boneka Annabelle menjadi bagian dari film berikutnya, `The Conjuring`. Membuat kekuatan jahat dari boneka hancur di film `Annabelle` akan membuat tidak sinkron dengan `The Conjuring` yang sudah edar duluan. Selain itu, sineasnya juga berkepentingan bila ingin `Annabelle` menjadi franchise, jangan sampai kisahnya ditamatkan dahulu.(Ade/Mer)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan