Superglad, Pengusung Punk Rock yang Tak Ingin Termakan Zaman

Tema cinta secara universal yang disajikan oleh keempat personel Superglad mampu memberikan nuansa tersendiri.

Diterbitkan 14 Agustus 2014, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berikutnya >>

Simak juga wawancara eksklusif Liputan6.com bersama Superglad DI SINI.

Tema Musik Superglad

Superglad turut mengakui bahwa mereka tetap memperbarui perkembangan serta wawasan musik dari waktu ke waktu. "Kami tetap mengikuti perkembangan musik yang ada walaupun masing-masing dari kami sudah memiliki genre favorit yang berbeda-beda. Tapi semuanya tetap berakar pada musik rock," ucap Dadi.

Dalam hal lirik, Superglad memilih untuk mengangkat tema cinta yang universal. "Kami bukan tipe band idealis, kami hanya ingin mengangkat tema cinta yang nakal dan juga universal. Kami memang ingin musik kami selalu bisa dinikmati oleh anak muda," ungkap Luks.

Dadi sendiri mengakui bahwa perkembangan teknologi sangat memberi pengaruh besar terhadap perubahan industri musik di Indonesia. "Sekarang semua musik ada di dalam gadget. Padahal kalau kita ingat di zaman dulu, kita mendengar musik pakai walkman dan juga berburu album," ungkapnya.

Ditambahkan lagi oleh Dadi, "Sekarang semua tinggal download, nonton konser pun hanya tinggal menonton live streaming, tak perlu hujan-hujanan atau panas-panasan. Ya sisi kemanusiaannya jadi agak sedikit bergeser."

Berikutnya >>

Simak juga wawancara eksklusif Liputan6.com bersama Superglad DI SINI.

Lagu-lagu Andalan Superglad

Superglad juga memiliki sebuah lagu andalan bertajuk Satu yang menjadi soundtrack kampanye peduli HIV/AIDS dengan tujuan awal untuk memperingati Hari Aids sedunia.

Selain itu, Superglad juga memiliki sebuah lagu yang dikhususkan untuk anak-anak, yaitu Peri Kecil. Menurut Luks, lagu tersebut memiliki nuansa lirik yang layak didengar oleh anak-anak.

Superglad pun turut mengandalkan beberapa lagu lainnya seperti Kisah Lama, Cahaya, Tidurlah Sayang, dan Laki-Laki. Lagu yang mereka dendangkan rata-rata memiliki nuansa rock alternatif yang sangat kental.

Album baru Superglad yang berjudul Berandalan Ibukota, memiliki banyak lagu hit seperti Hanya Maut yang Bisa, Berandalan Ibukota, Semalam Saja, Satu Jiwa & Nyawa, serta Anugerah dan Petaka.

Paling tidak, dengan hadirnya Superglad di tanah air, dunia musik Indonesia semakin berwarna. Ke depannya, Superglad juga ingin agar semua musisi di Tanah Air bersatu untuk membangkitkan kembali musik Indonesia yang lebih berkualitas.(Rul/Feb) 

Simak juga wawancara eksklusif Liputan6.com bersama Superglad DI SINI.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan