Liputan6.com, Jakarta - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan penandatanganan perubahan perjanjian beli saham bersyarat pada Senin, 5 Oktober 2026 dengan PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, (6/10/2026), Perseroan mengatakan telah menerima surat-surat pemberitahuan lebih lanjut pada 5 Oktober 2026 yang menyampaikan Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama PT Jhonlin Baratama telah menandatangani perubahan terhadap perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBS) pada 1 Oktober 2026.
Perubahan itu mencakup pembaruan atas jumlah saham biasa perseroan yang akan dialihkan kepada Jhonlin Baratama yakni dari semula sebanyak 10.000.000.5000 saham biasa menjadi 10.084.088.370 saham biasa perseroan.
Advertisement
“Pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tunduk pada pemenuhan beberapa kondisi-kondisi pendahuluan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Sebelumnya berdasarkan keterbukaan informasi BEI pada 17 September 2026, berdasarkan surat-surat pemberitahuan yang diterima perseroan, Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat pada 16 September 2026 dengan PT Jhonlin Baratama.
Perseroan menyatakan setelah penyelesaian transaksi dan terpenuhinya seluruh syarat pendahuluan, pembeli akan memiliki 10.084.088.370 saham biasa perseroan.
“Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat menganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Mengutip data RTI, harga saham BYAN ditutup naik 9,8% menjadi Rp 13.450 per saham. Harga saham BYAN dibuka naik 50 poin menjadi Rp 12.300 per saham. Saham BYAN berada di level tertinggi Rp 13.550 dan terendah Rp 12.050 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 4.747 kali dengan volume perdagangan saham 390.829 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 441,8 miliar.
Haji Isam Borong 30% Saham Bayan, Low Tuck Kwong Tetap Jadi Pengendali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3953141/original/057037400_1646466239-Mining.jpg)
Sebelumnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengungkapkan detail terbaru rencana pengalihan saham kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang terafiliasi dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Sabtu (26/9/2026), Low Tuck Kwong dan Elaine Low telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Jhonlin Baratama pada 16 September 2026. Transaksi tersebut mencakup 10.000.000.500 saham biasa Bayan.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 30% dari seluruh saham Bayan yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Setelah transaksi selesai, kepemilikan Low Tuck Kwong dan Elaine Low akan berubah. Low Tuck Kwong diperkirakan masih memiliki sekitar 20,853% saham Bayan, sedangkan Elaine Low sekitar 11,399%.
Dengan demikian, Low Tuck Kwong tetap menjadi pemegang saham utama sekaligus pengendali Bayan setelah transaksi tersebut rampung.
Bayan menyatakan penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.
Advertisement
Nilai Transaksi
Menariknya, dalam keterbukaan informasi terbaru kepada BEI, Bayan menyatakan belum mengetahui nilai transaksi maupun dasar penentuan harga saham dalam transaksi tersebut. Perseroan juga belum mengetahui target waktu atau estimasi penyelesaian transaksi.
Bayan juga belum menerima informasi mengenai rencana Jhonlin Baratama terkait pengelolaan perseroan setelah transaksi selesai. Selain itu, Bayan menyatakan belum memiliki rencana perubahan susunan Direksi maupun Dewan Komisaris setelah transaksi.
Sebelumnya, Bayan menyebut transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Bayan merupakan perusahaan pertambangan batu bara, sedangkan Jhonlin Baratama dikenal sebagai kontraktor pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8267016/original/061315600_1782115624-Wayan_Koster_-_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280875/original/081904900_1752290852-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366610/original/070754600_1791272536-cek_fakta_wayan_koster.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497006/original/077149700_1770612558-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T114656.423.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3953142/original/063920800_1646466239-Pertambangan__PT_Bayan_Resources_Tbk__BYAN_._Foto_bayan.com.sg.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182873/original/071417500_1744109076-20250408-Penutupan_IHSG-HER_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5662925/original/042593600_1778322120-Anthropic.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366589/original/054448600_1791272099-BNP_Paribas_AM_Indonesia-AXA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020524/original/019309700_1578913886-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-5.jpg)