Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 20 April 2026

Berikut rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan saham Senin, (20/4/2026).

Diterbitkan 20 April 2026, 06:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan koreksi pada perdagangan saham Senin, (20/4/2025). IHSG hari ini akan menguji 7.245-7.575. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik tipis 0,17% ke posisi 7.634 tetapi masih didominasi oleh tekanan jual pada perdagangan Jumat, 17 April 2025. Pada time frame weekly, IHSG masih menguat 2,35% dan disertai dengan ada peningkatan volume pembelian, tetapi pergerakannya masih belum mampu menembus moving average (MA) 60 weekly-nya.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya pada akhir wave [a] dari wave B pada label merah.

“Hal tersebut berarti, IHSG rawan terkoreksi dengan area koreksi terdekat akan menguji 7.245-7.575, sekaligus menutup beberapa area gap-nya,” ujar dia.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.488,7.351 dan level resistance 7.700-7.861.

Selama pekan ini, Herditya prediksi IHSG berpeluang menguat terbatas dengan level support 7.373 dan level resistance 7.673. Ia mengatakan, pergerakan IHSG akan dipengaruhi rilis suku bunga Bank Indonesia (BI) dan kabar negosiasi Amerika Serikat-Iran serta pembukaan Selat Hormuz.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.500-7.850. “Potensi penguatan ada, tetapi tergantung perspektif pelaku pasar dan investor,” kata dia.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

 

 

 

 

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) - Buy on Weakness

Saham AUTO terkoreksi 0,37% ke 2.720 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, posisi AUTO diperkirakan berada pada bagian dari wave iii dari wave (b) dari wave [v],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 2.630-2.720

Target Price: 2.790, 2.920

Stoploss: below 2.540

 

 

2.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Buy on Weakness

Saham BBRI menguat 0,59% ke 3.430 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung menurun. “Kami memperkirakan, posisi BBRI saat ini berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b] pada label hitam,” tutur dia.

Buy on Weakness: 3.280-3.400

Target Price: 3.510, 3.610

Stoploss: below 3.260

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) - Buy on Weakness

Saham CMRY menguat 2,42% ke 4.650 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi CMRY saat ini berada pada bagian dari wave C dari wave (4),” kata dia.

Buy on Weakness: 4.520-4.640

Target Price: 4.790, 4.880

Stoploss: below 4.400

 

4.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Buy on Weakness

Saham MDKA menguat 1,51% ke 3.370 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi MDKA saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave 2 pada label hitam atau wave B pada label merah,” ujar dia.

Buy on Weakness: 3.230-3.310

Target Price: 3.470, 3.590

Stoploss: below 3.100

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.