Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 16 Maret 2026

Berikut strategi rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan saham Senin, (16/3/2026).

Diterbitkan 16 Maret 2026, 07:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Senin, (16/3/2026). IHSG hari ini berpotensi ke area 6.991-7.140. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 3,05% ke posisi 7.137 dan didominasi oleh tekanan jual, area support terdekat pun sudah tertembus pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah.

“Hal tersebut berarti, terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.991-7.140,” ujar Herditya.

Ia menuturkan, area penguatan IHSG di posisi 7.241-7.308. Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 7.071,6.971 dan level resistance 7.527,7.678.

Untuk sepekan ke depan, Herditya perkirakan IHSG masih rawan terkoreksi dengan support 7.071 dan resistance 7.248. “Di mana investor masih akan mencermati perkembangan konflik Timur Tengah dan juga libur panjang Nyepi dan Lebaran, di sisi lain akan ada the Federal Reserve rate yang diperkirakan stay 3,75%,” kata dia.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 7.060-7.210.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT PP London Sumatera Tbk (LSIP).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT  Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Buy on Weakness

Saham ADMR menguat 3,19% ke 1.940 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih berada pada rentang Moving Average (MA)20harian dan MA60. “Kami memperkirakan, posisi ADMR saat ini berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C pada label hitam atau awal wave iii dari wave (v) pada label merah,” ujar dia.

Buy on Weakness: 1.910-1.935

Target Price: 2.030, 2.120

Stoploss: below 1.860

 

2.PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) - Spec Buy

Saham DSNG terkoreksi 3,24% ke 1.345 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, koreksinya pun menembus dari MA20.

“Selama DSNG masih mampu berada di atas 1.285 sebagai stoplossnya, maka posisi DSNG saat ini sedang berada di awal wave A dari wave (B),” kata dia.

Spec Buy: 1.305-1.335

Target Price: 1.465, 1.575

Stoploss: below 1.285

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3.PT Petrosea Tbk (PTRO) - Buy on Weakness

Saham PTRO terkoreksi 3,21% ke 4.530 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi PTRO saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [A],” kata dia.

Buy on Weakness: 3.370-3.960

Target Price: 5.650, 7.050

Stoploss: below 3.150

 

 

4.PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) - Buy on Weakness

Saham TAPG terkoreksi 1,45% ke 1.700 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan TAPG masih berada di fase konsolidasi dalam jangka pendek.

“Kami memperkirakan, posisi TAPG saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C,” kata dia.

Buy on Weakness: 1.575-1.665

Target Price: 1.805, 1.855

Stoploss: below 1.535

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 13 Maret 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan saham Jumat, (13/3/2026). Koreksi IHSG terjadi di tengah seluruh sektor saham memerah dan harga minyak menguat.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini merosot 3,05% ke posisi 7.137,21. Indeks saham LQ45 terpangkas 3,04% ke posisi 728,32. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG bergerak terkoreksi sepanjang Jumat pekan ini. "Di mana hal ini masih sesuai dengan apa yang kami sampaikan pada report teknikal pagi ini. Dari sisi sentimen, diperkirakan dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas minyak mentah yang kembali menguat setelah Selat Hormuz kembali memanas akibat adanya serangan thd kapal tanker,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat.

Ia menambahkan, di sisi lain, investor akan menghadapi waktu perdagangan yang cukup singkat menjelang libur Nyepi dan Lebaran 2026.

Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.350,28 dan level terendah 7.132,21. Sebanyak 629 saham melemah sehingga bebani IHSG. 104 saham menguat dan 86 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.606.804 kali dengan volume perdagangan saham 28,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.944.

Seluruh sektor saham kompak tertekan. Sektor saham basic dan transportasi turun 3,87%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 2,86%, sektor saham industri terpangkas 3,46%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 2,18%.

Lalu sektor saham siklikal merosot 3,55%, sektor saham kesehatan melemah 1,19%, sektor saham keuangan terpangkas 1,6%, sektor saham properti tergelincir 1,79%. Lalu sektor saham teknologi melemah 3,41% dan sektor saham infrastruktur merosot 3,64%