Transaksi Saham BUMI Tembus Rp 6,9 Triliun di Pasar Negosiasi

Di pasar negosiasi, transaksi harian saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak pada perdagangan saham Senin, (19/1/2026).

Diterbitkan 19 Januari 2026, 20:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Transaksi harian saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak di pasar negosiasi pada perdagangan saham Senin, (19/1/2026).

Mengutip data RTI, transaksi saham BUMI mencapai Rp 6,9 triliun di pasar negosiasi. Harga saham BUMI anjlok 24,89% ke posisi Rp 350 per saham pada penutupan perdagangan saham awal pekan ini. Total frekuensi perdagangan mencapai 13 kali dengan volume perdagangan 1.821.028.000 saham. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 450 dan terendah Rp 350 per saham.

Di pasar reguler, harga saham BUMI ditutup naik 0,49% ke posisi Rp 412 per saham. Harga saham BUMI dibuka stagnan di posisi Rp 410. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 412 dan level terendah Rp 390 per saham. Total frekuensi perdagangan 228.165 kali dengan volume perdagangan saham 242.148.768. Nilai transaksi harian saham Rp 9,3 triliun.Kapitalisasi pasar saham tercatat Rp 152,9 triliun.

Selama lima hari terakhir, harga saham BUMI melemah 11,97%. Sepanjang 2025, saham BUMI melonjak 240,50%.

Kinerja IHSG

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada sesi kedua perdagangan saham Senin, pekan ini. IHSG hari ini ditutup ke level tertinggi baru di tengah transaksi harian saham mencapai Rp 35,9 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 0,64% ke posisi 9.133,87. Indeks saham LQ45 melonjak 00,41% ke posisi 893,12. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksano menuturkan, IHSG ditutup naik 0,64% dan masih didominasi oleh volume pembelian.

“Pergerakan IHSG cenderung fluktuatif pada hari ini dan sempat mencapai area koreksi yang kami sampaikan pada report teknikal, pergerakannya terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan juga mayoritas bursa global,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

 

Sektor Saham Consumer Siklikal Genjot IHSG

Ia menambahkan, pergerakan IHSG hari ini didorong sektor saham consumer siklikal dan emiten-emiten perbankan kapitalisasi besar. Adapun nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS, Herditya menilai, hal itu didorong gejolak internal. “Di mana kita ketahui defisit fiskal mendekati 3% dan juga gejolak eksternal dari ancaman tarif tarif impor AS,” kata dia.

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.133,87 dan level terendah 9.025,99. Sebanyak 316 saham melemah sehingga bebani kenaikan IHSG. 377 saham menguat sehingga angkat IHSG. 100 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.935.576 kali dengan volume perdagangan saham 85,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 35,9 triliun.

Kenaikan nilai transaksi itu seiring di pasar negosiasi, transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp 6,9 triliun. Di pasar negosiasi, saham BUMI turun 24,89% ke posisi Rp 350 per saham. Total frekuensi perdagangan sebanyak 13 kali dengan volume perdagangan 1.821.028.000. Harga saham BUMI berada di level tertinggi Rp 450 dan terendah Rp 350 di pasar negosiasi.

 

Sektor Saham

Sektor saham bervariasi pada awal pekan ini. Sektor saham consumer siklikal bertambah 2,45% dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi melompat 0,96%, sektor saham industri menanjak 0,29%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,72%. Lalu sektor saham properti menguat 0,22% dan sektor saham infrastruktur bertambah 0,90%.

Sementara itu, sektor saham transportasi turun 1,23% dan catat koreksi terbsar. Sektor saham basic susut 0,15%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,86%, sektor saham keuangan susut 0,17%, sektor saham teknologi turun 0,28%.

Mengutip Antara, bursa saham regional Asia Senin sore ini bervariasi. Indeks Nikkei susut 352,60 poin atau 0,65 persen ke 53.583,57, indeks Shanghai bertambaj 12,09 poin atau 0,29 persen ke 4.114,00.

Lalu indeks Kuala Lumpur melemah 0,41 poin atau 0,02 persen ke 1.712,33, dan indeks Strait Times turun 14,22 poin atau 0,29 persen ke 4.834,88.