Danantara Alihkan Sebagian Saham Garuda Indonesia ke BP BUMN

Garuda Indonesia melaporkan pengalihan saham Seri B milik Danantara Asset Management kepada BP BUMN pada 6 Januari 2026.

Diterbitkan 11 Januari 2026, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) resmi melaporkan adanya pengalihan kepemilikan saham dari PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) kepada Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN). Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi regulasi terbaru mengenai tata kelola Badan Usaha Milik Negara.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Minggu (11/1/2026), manajemen Garuda Indonesia mengonfirmasi telah menerima surat pemberitahuan pengalihan saham tersebut pada 6 Januari 2026.

Pengalihan ini melibatkan sebanyak 3.746.490.443 Saham Seri B milik Danantara Asset Management, yang mewakili sekitar 0,92% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Klasifikasi saham akan berubah setelah beralih ke tangan pemerintah.

"Saham Seri B milik DAM yang dialihkan kepada BP BUMN akan diklasifikasikan menjadi saham Seri A Dwiwarna," tulis laporan yang ditandatangani oleh Vice President Corporate Secretary & TJSL Group Head Garuda Indonesia, Andreas Tumpal H. Hutapea.

Dengan pengalihan ini, maka BP BUMN kini memiliki saham Perseroan sebesar 1% dari total kepemilikan Negara RI melalui gabungan kepemilikan BP BUMN dan DAM di Garuda Indonesia.

 

Implementasi UU BUMN Terbaru

Transaksi pengalihan saham ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Undang-Undang No. 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Proses pengalihan didasarkan pada Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara Republik Indonesia yang telah ditandatangani oleh Kepala BP BUMN dan DAM pada 5 Januari 2026.

Pihak Garuda Indonesia menegaskan bahwa transaksi ini tidak berdampak pada status pengendalian perusahaan. Negara Republik Indonesia tetap menjadi pengendali utama Perseroan melalui kepemilikan langsung saham Seri A Dwiwarna.

Negara juga tetap menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari Garuda Indonesia, meskipun terdapat perubahan struktur kepemilikan secara tidak langsung melalui DAM dan kini BP BUMN.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pengaturan strategis BUMN di bawah naungan badan otoritas yang baru.

 

Detail Transaksi

  • Tanggal Kejadian: 6 Januari 2026.
  • Entitas Pengalih: PT Danantara Asset Management (Persero).
  • Entitas Penerima: Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).
  • Jumlah Saham: 3.746.490.443 lembar (0,92% porsi saham).