Liputan6.com, Jakarta - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), emiten produsen permen Yupi mencatat pendapatan dan laba turun sepanjang Januari-September 2025.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (4/11/2025), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk meraup pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 2,25 triliun hingga September 2025. Pendapatan tersebut turun 6,4% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,41 triliun.
Beban pokok pendapatan merosot 4,3% menjadi Rp 1,50 triliun hingga September 2025 dari September 2024 sebesar Rp 1,57 triliun.
Advertisement
Namun, laba bruto susut 10,3% menjadi Rp 748,76 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 835,13 miliar.
Beban penjualan susut dari Rp 175,20 miliar hingga September 2024 menjadi Rp 88,94 miliar. Beban umum dan administrasi merosot menjadi Rp 76,07 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 79,92 miliar. Pendapatan usaha lainnya terpangkas menjadi Rp 19,38 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 21,39 miliar. Beban usaha lainnya turun menjadi Rp 6,04 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp 14,41 miliar.
Seiring kinerja tersebut, laba usaha naik tipis 1,7% menjadi Rp 597,08 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 586,98 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan turun 2,5% menjadi Rp 592,78 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 586,98 miliar.
Dengan demikian, laba periode tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 2,34% menjadi Rp 472,91 miliar hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 484,24 miliar. Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp 55 hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 58.
Total ekuitas turun menjadi Rp 1,71 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 2,24 triliun. Liabilitas bertambah menjadi Rp 1,27 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 428,42 miliar.
Aset perseroan naik menjadi Rp 2,99 triliun hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 2,67 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 915,59 miliar hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 579,32 miliar.
YUPI Bagikan Dividen Tunai Rp 187,25 per Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)
Sebelumnya, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), produsen permen jelly di Indonesia, mengumumkan pembagian dividen final tunai sebesar Rp187,25 per saham untuk tahun buku 2024.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (2/7/2025), keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 25 Juni 2025.
Dalam rapat tersebut, para pemegang saham YUPI menyetujui pembagian dividen final tunai sebesar Rp 58,90 per saham yang berasal dari laba bersih tahun buku 2024.
Adapun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga menyetujui penggunaan sebagian laba ditahan hingga akhir 2024 untuk dibagikan sebagai tambahan dividen tunai sebesar Rp 128,35 per saham.
Maka total dividen final tunai yang akan diberikan kepada para pemegang saham perseroan mencapai Rp 187,25 per saham. Adapun jadwal pembagian sebagai berikut:
- Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 4 Juli 2025
- Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 7 Juli 2025
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 8 Juli 2025
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 9 Juli 2025
- Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS): 8 Juli 2025
- Tanggal Pembayaran Dividen: 10 Juli 2025.
Â
Advertisement
IPO Perseroan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008994/original/036183300_1577703439-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-5.jpg)
Sebelumnya, YUPI, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau melakukan initial public offering (IPO) pada Selasa (25/3/2025). Melalui IPO ini, YUPI melepas 854.448.900 saham atau setara dengan 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Kemudian dengan penetapan harga IPO sebesar Rp 2.390 per lembar saham total dana yang dihimpun dalam IPO ini mencapai Rp2.042 triliun.
Melansir dari situs resminya PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk atau dikenal dengan nama YUPI merupakan perusahaan produsen permen kenyal atau gummy yang populer di pasar Indonesia dan memimpin di pasar permen gummy di ASEAN.
Perusahaan ini pertama kali didirikan pada tahun 1996 di Indonesia dan berhasil menjual di lebih 50 negara. Adapun perusahaannya mempunyai produk varian permen kenyal dengan berbagai bentuk dan rasa.
Â
Tembus Pasar Ekspor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
Produknya tidak hanya populer di pasar domestik tetapi juga diekspor ke sejumlah negara. Selain itu, perusahaan ini juga kerap merilis produk inovasi dan terobosan baru untuk industri permen.
Sementara itu, fasilitas produksi yang digunakan telah tersertifikasi kelas dunia dengan ISO 22000-2005, BRC Grade A, sertifikasi halal dari MUI Indonesia, dan GulfTIC sertifikasi halal Timur Tengah, serta GMP dan HACCP.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152203/original/046077700_1741240640-permen-yupi-shutterstock_280154789_ratio-16x9.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258069/original/058566900_1781312784-AP26162502155547.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4274409/original/021986200_1672159993-8f557a33-f781-40cd-8613-36073eb01c65.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)