Ciputra Development Tebar Dividen Rp 24 per Saham, Cek Jadwalnya

Berikut jadwal pembayaran dividen PT Ciputra Development Tbk (CTRA) untuk tahun buku 2024.

Diterbitkan 19 Juni 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp 444,85 miliar. Dividen yang dibagikan kepada pemegang saham itu sebesar Rp 24 per saham.

Perseroan telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 17 Juni 2025 untuk membagikan dividen tunai. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (19/6/2025).

Pembagian dividen itu merupakan 21% dari laba bersih senilai Rp 2,12 triliun pada 2024.

“Dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp445 miliar atau setara dengan Rp24 per saham. Ini merupakan alokasi 21 persen dari laba bersih perusahaan,” kata Head of Investor Relations CTRA Aditya Ciputra Sastrawinata seperti dikutip dari Antara.

Adapun yang menjadi pertimbangan Perseroan untuk membagikan dividen yakni data keuangan per 31 Desember 2024 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,12 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 13,61 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp 24,61 triliun.

Berikut jadwal pembagian dividen Perseroan antara lain:

  • Tanggal efektif pada 17 Juni 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 25 Juni 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2025
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 30 Juni 2025
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 30 Juni 2025
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 1 Juli 2025 waktu 16.00
  • Tanggal pembayaran dividen pada 18 Juli 2025

Namun, pembagian dividen itu belum mampu angkat saham CTRA. Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Rabu pekan ini, saham CTRA melemah 2,02% ke posisi Rp 970 per saham. Harga saham CTRA dibuka naik 10 poin ke posisi Rp 1.000 per saham. Saham CTRA berada di level tertinggi Rp 1.005 dan terendah Rp 965 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.637 kali dengan volume perdagangan 104.047 saham. Nilai transaksi Rp 10,2 miliar.

Hasil RUPST

Pada Selasa, 17 Juni 2025, PT Ciputra Development Tbk mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen Rp 444,85 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan. Dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham itu setara Rp 24 per saham.

Mengutip Antara, Dividend payout ratio (DPR) perseroan setara 21 persen dari laba bersih yang senilai Rp2,12 triliun pada tahun buku 2024.

“Dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp445 miliar atau setara dengan Rp24 per saham. Ini merupakan alokasi 21 persen dari laba bersih perusahaan,” kata Head of Investor Relations CTRA Aditya Ciputra Sastrawinata dalam Paparan Publik di Jakarta, Selasa.

Aditya menuturkan, sisa laba bersih sebesar Rp1 miliar dialokasikan sebagai cadangan dan yang senilai Rp1,68 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan untuk pengembangan perusahaan.

Dalam RUPST, perseroan juga menyetujui pengangkatan kembali Candra Ciputra sebagai Direktur Utama, sehingga susunan dewan komisaris dan dewan direksi perseroan saat ini, yakni:

Dewan Direksi

  • Direktur Utama : Candra Ciputra
  • Direktur : Artadinata Djangkar
  • Direktur : Budiarsa Sastrawinata
  • Direktur : MI Meiko Handoyo
  • Direktur : Harun Hajadi
  • Direktur : Nanik J. Santoso
  • Direktur : Cakra Ciputra​​​​​​​
  • Direktur : Sutoto Yakobus​​​​​​​
  • Direktur : Agussurja Widjaja
  • Sekretaris Koorporasi : Tulus Santoso

​​​​​​​Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama : Rina Ciputra Sastrawinata
  • ​​​​​​​Komisaris : Junita Ciputra
  • ​​​​​​​Komisaris : Sandra Hendartho
  • Komisaris Independen : Kodradi
  • ​​​​​​​Komisaris Independen : Tanan H. Antonius​​​​​​​
  • Komisaris Independen : Thomas Bambang

Kinerja Kuartal I 2025

Pada kuartal I-2025, Ciputra Development membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp2,73 triliun atau naik 17,94 persen year on year (yoy) dari Rp2,31 triliun pada kuartal I-2024.

Secara rinci, pendapatan periode ini mayoritas berasal dari segmen penjualan kaveling rumah, apartemen, dan kantor sebesar Rp 2,17 triliun. Adapun, sisanya, berasal dari segmen pendapatan usaha yang berkontribusi Rp560,88 miliar.

Sementara itu, beban pokok penjualan dan beban langsung naik ke Rp1,33 triliun di kuartal I, dari Rp 1,13 triliun pada periode sama tahun lalu.